TNI Ungkap Tiga Tantangan pada 2019, Apa Saja?

Kompas.com - 31/01/2019, 13:33 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup rapat pimpinan TNI tahun 2019 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup rapat pimpinan TNI tahun 2019 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup rapat pimpinan TNI tahun 2019 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019).

Pada kesempatan tersebut, Hadi mengatakan, ada tiga hal yang menjadi tantangan TNI pada tahun 2019, yaitu terkait gangguan keamanan di Papua, kerawanan bencana, dan Pemilu 2019.

"Dari tiga tantangan tersebut maka saya perintahkan kepada seluruh Pangkotama untuk menyiapkan seluruh alutsista dan personil," ujar Hadi.

Persiapan tersebut dilakukan karena karakteristik ancaman saat ini sudah berubah, yaitu dari ancaman yang biasa menjadi luar biasa.

Dengan demikian, kesiapan alutsista dan sumber daya manusia (SDM) perlu dikoordinasikan dengan lembaga-lembaga terkait, yakni Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami juga tetap mengembangkan kemampuan kami dengan PRCPB atau pasukan reaksi cepat penganggulangan bencana," kata Hadi.

Sebelumnya, Rapim TNI-Polri dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (29/1/2019) di Istana Negara.

Saat itu, Presiden Jokowi berpesan kepada peserta Rapat Pimpinan TNI-Polri 2019 bahwa saat ini dunia sudah berubah akibat teknologi.

Fenomena itu mengubah lanskap ekonomi politik dan sosial, bahkan politik.

"Saya ingin mengingatkan kepada kita ini semua bahwa dunia berubah. Lanskap di dunia berubah, ekonomi, politik, sosial global," ujar Jokowi.

Salah satu bentuk perubahan itu adalah lahirnya teknologi yang membantu manusia melaksanakan sebuah kegiatan.

"Kita lihat, ada 3D printing. Juga ada pistol yang dulu terbuat dari logam, saat ini bisa terbuat dari plastik," ujar Jokowi.

Hadirnya virtual reality, lanjut Jokowi, juga dapat dipakai untuk latihan perang militer.

"Kan sangat berbahaya sekali kalau kita tidak menguasai teknologi," ujar Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X