Jokowi Kaget Punggungnya Dielus-elus Seorang Ibu

Kompas.com - 26/01/2019, 17:33 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau usaha ibu-ibu yang menjadi anggota program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), di halaman Masjid Besar Cibatu, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).  KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo meninjau usaha ibu-ibu yang menjadi anggota program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), di halaman Masjid Besar Cibatu, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rosdianawati mengelus-elus punggung Presiden Joko Widodo. Aksi itu membuat kaget Jokowi.

Momen itu terjadi saat Presiden Jokowi meninjau kegiatan Pemodalan Nasional Madani (PMN) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) ibu-ibu di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1/2019).

Awalnya, Jokowi meminta beberapa ibu untuk maju ke atas panggung. Jokowi ingin bertanya soal kegiatan PNM Mekaar. Rosdiana dan Yuni dipilih Jokowi untuk maju.

Sebelum memulai tanya jawab, Jokowi mengingatkan kepada ibu-ibu untuk tak meminta hadiah sepeda kepada dirinya.


Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang Jokowi membagikan sepeda lantaran dalam masa kampanye Pilpres 2019.

"Saya enggak boleh kasih sepeda sama KPU," ujar Jokowi.

Mendengar curhat Jokowi itu, Rosdiana tiba-tiba berkata, "sabar ya, Pak."

Rosdiana mengatakan hal tersebut sambil mengelus punggung Jokowi hingga Jokowi sendiri kaget.

"Wah, saya kira ada apa," kata Jokowi sambil tertawa.

Tanya jawab Jokowi dengan Rosdiana dan Yuni pun berlanjut.

Dalam acara itu, sebanyak 524 orang ibu penerima PMN Mekaar hadir. Mereka menerima bantuan kredit usaha dalam jumlah bervariasi. Ada yang mendapatkan Rp 2 juta, ada yang Rp 3 juta.

Turut hadir dalam acara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Nasional
SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

Nasional
Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Nasional
Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Nasional
Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Nasional
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

Nasional
Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Nasional
Helmy Yahya Donasikan Kuis 'Siapa Berani' ke TVRI

Helmy Yahya Donasikan Kuis "Siapa Berani" ke TVRI

Nasional
Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Nasional
Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Nasional
Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Nasional
Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Nasional
Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Nasional
Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Nasional
Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X