Tidak Ingin Jokowi Kalah di Kalsel seperti 2014, Ini Strategi Ma'ruf Amin

Kompas.com - 26/01/2019, 11:29 WIB
Cawapres nomor 01 Maruf Amin di Tangerang Kompas.com/Rakhmat Nur HakimCawapres nomor 01 Maruf Amin di Tangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Kiai Haji Ma'ruf Amin tidak ingin kekalahan Joko Widodo di Kalimantan Selatan pada Pilpres 2014 terulang di Pilpres 2019 mendatang.

Ma'ruf ingin pada pesta demokrasi April 2019 mendatang, suara Jokowi dan dirinya di atas 60 persen.

"Pokoknya di atas 60 persen lah," ujar dia di sela kegiatan di Kalimantan Selatan, sebagaimana dikutip siaran pers pada Sabtu (26/1/2019).

Pada Pemilu 2014 lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah tipis dari Prabowo-Hatta Radjasa di Kalimantan Selatan. Jokowi mendapat 939.748 (49,95 persen), sementara Prabowo 941.809 (50,05 persen).


Baca juga: Jubir Jokowi-Maruf: Kubu Prabowo Belum Menerima Kekalahan Debat Pertama

Ma'ruf yang merupakan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu memiliki strategi untuk merebut suara di Kalsel. Ia akan melibatkan jejaring NU di provinsi tersebut, baik kiai kultural dan struktural NU.

"Jadi struktur NU, kultural kiai kampung dan juga pimpinan pesantren yang punya basis dan dukungan besar masyarakat," kata dia.

Ma'ruf sendiri sudah bersilaturahim dengan dengan pengurus NU se-Kalsel. Silaturahim dilaksanakan di salah satu hotel di Banjarmasin.

"Untuk mengkonsolidasi, mematangkan, mengintensifkan gerakan memenangkan Pak Jokowi dengan saya," ujar dia.

Ma'ruf mengingatkan kepada mereka agar memiliki komitmen tinggi di dalam mensosialisasikan keberhasilan dan rekam jejak Jokowi-Ma'ruf.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X