2 Pembawa Acara Berita "iNews TV" Ditetapkan sebagai Moderator Debat Kedua Pilpres

Kompas.com - 25/01/2019, 17:26 WIB
Logo KPU Logo KPU

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua nama pembawa acara berita, Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki ditetapkan sebagai moderator kedua pilpres.

Kedua nama tersebut ditetapkan melalui kesepakatan antara Komisi Pemilihan Umum ( KPU), tim kampanye Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga dan televisi penyelenggara debat kedua.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, wajib bagi KPU untuk mendapat persetujuan tim kampanye capres-cawapres sebelum menetapkan nama moderator.

"Kami sepakati moderatornya, kami tetap menggunakan pola dua moderator, pertama Tommy Tjokro, kedua Anisha Dasuki," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat persiapan debat kedua yang digelar di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019).


Baca juga: Ini Keinginan Timses Prabowo-Sandiaga terhadap Moderator Debat Kedua Pilpres

Selain KPU, hadir dalam rapat, perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno serta perwakilan televisi dan hotel penyelenggara debat.

Arief mengatakan, usai rapat KPU akan menghubungi Tommy dan Anisha untuk diminta kesediannya sebagai moderator debat.

"Kami akan hubungi yang bersangkutan dulu. Kalau bersedia maka jalan, kalau tidak bersedia maka batal," ujar Arief.

Baca juga: Kubu Prabowo-Sandi Tak Usulkan Nama Moderator Debat Kedua

Baik Tommy maupun Anisha, tercatat sebagai pembawa acara berita di iNews TV.

Debat kedua pilpres akan digelar Minggu (17/2/2019). Peserta debat adalah calon presiden. Tema yang diangkat energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta. Empat stasiun televisi akan menyiarkan debat, yaitu RCTI, JTV, MNC TV, dan INews TV.

Kompas TV Badan Pemenangan Nasional, Prabowo Sandiaga, meminta KPU mencari nama selain Najwa Shihab untuk menjadi moderator debat capres kedua, Februari mendatang.<br /> Wakil Ketua Umum Gerindra, sekaligus anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi, Fadli Zon, menilai Najwa Shihab terindikasi memiliki keberpihakan politik.<br />

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X