Politisi PKS Berharap Debat Kedua Bisa "Menguliti" Capres

Kompas.com - 24/01/2019, 16:47 WIB
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Mardani Ali Sera saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Mardani Ali Sera saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera berpendapat debat kedua Pemilihan Presiden akan berbeda. Sebab peserta debat kali ini hanya capres.

"Debat kedua ini kebetulan presiden dengan presiden, namun menurut saya ini ujian kepemimpinan yang utama dan karena itu KPU kami berharap betul-betul berpihak kepada publik," ujar Mardani di kompleks parlemen, Kamis (24/1/2019).

Mardani meminta KPU benar-benar maksimal dalam menyempurnakan mekanisme debat kedua. Dia ingin para capres betul-betul "dikuliti" kelebihan dan kekurangannya. Bukan malah memberikan jawaban-jawaban yang normatif.

"Publik harapannya minta agar capres kita ini betul-betul diuji secara utuh, mendalam, kalau perlu 'dikuliti'" kata Mardani.

Baca juga: Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Mardani berharap pertanyaan-pertanyaan yang muncul bisa mengejar jawaban terbaik para capres.

"Kalau misalnya mau swasembada pangan Pak Prabowo ayo bagaimana caranya, berapa anggarannya, apa roadmap-nya," ujar Mardani.

"Pak Jokowi bangga dengan infrastruktur, dari mana uangnya, cost and benefitnya? Utang luar negerinya tambah gede ini cocok atau tidak," tambah Mardani.

Baca juga: Mardani Ali Sera: Kalau Moderator Debat Berpihak, Itu Namanya Bunuh Diri

Dengan begitu, kata Mardani, tayangan debat bisa lebih berkualitas. Masyarakat bisa mendapat gambaran lebih jelas mengenai program calon pemimpinnya.

Debat kedua pilpres akan digelar Minggu (17/2/2019). Peserta debat adalah calon presiden. Tema yang diangkat energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta. Empat stasiun televisi akan menyiarkan debat, yaitu RCTI, JTV, MNC TV, dan INews TV.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X