Satu Tersangka Kasus DPRD Sumut Segera Disidang

Kompas.com - 23/01/2019, 21:14 WIB
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/12/2018). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comJuru Bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melimpahkan berkas perkara satu tersangka terkait kasus dugaan penerimaan suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho ke tingkat penuntutan.

Tersangka itu merupakan anggota DPRD Sumatera Utara bernama Muhammad Faisal.

"Dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum. Jadi penyidikan sudah selesai. Nanti akan disusun dakwaan dan berkas perkara," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: 5 Anggota DPRD Sumut Dituntut 4 Tahun Penjara

Menurut Febri, sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam kasus ini, KPK sudah memeriksa sebanyak 258 saksi dari berbagai unsur.

Sementara, Faisal sudah diperiksa sebanyak tiga kali sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, Faisal termasuk dalam 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka.

Mereka disangka menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho berkisar antara Rp 300 juta sampai Rp 350 juta per orang.

Baca juga: 8 Anggota DPRD Sumut Didakwa Terima Suap dari Gatot Pujo

Menurut KPK, suap untuk 38 anggota DPRD Sumut itu terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Kemudian, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X