Kenangan Boediono Menjabat Menkeu di Era Megawati

Kompas.com - 23/01/2019, 20:21 WIB
Mantan Wakil Presiden RI Boediono telah memenuhi permintaan keterangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/11/2018). Boediono yang berada di Gedung Merah Putih KPK selama 3,5 jam ini keluar sekitar pukul 13.00 WIB. DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMantan Wakil Presiden RI Boediono telah memenuhi permintaan keterangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/11/2018). Boediono yang berada di Gedung Merah Putih KPK selama 3,5 jam ini keluar sekitar pukul 13.00 WIB.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Boediono punya kenangan tersendiri saat menjabat Menteri Keuangan di era Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri.

Ketika menjabat sebagai Menteri Keuangan, Boediono mengaku jarang diintervensi oleh Megawati dalam memutuskan suatu kebijakan.

"Artinya bahwa intervensi beliau pada saya paling tidak itu minimal sekali. Tidak pernah ada instruksi, Menteri keuangan bayar sana. Semua telah sesuai dengan apa yang diproses sebagai anggaran belanja negara," kata Boediono saat menghadiri perayaan ulang tahun Megawati ke-72 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Megawati: Kenapa Ya, Perempuan Indonesia Tidak Mau Jadi seperti Saya?

Karena itu Boediono mengatakan keunggulan Megawati dalam memimpin kabinet ialah kepercayaannya pada para menteri.

Meski demikian, Boediono mengatakan Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati tetap berjalan sebagai satu kesatuan.

Baca juga: Kenangan Yusril Saat Jadi Menteri, Dipanggil Adik oleh Megawati

Hanya, kata Boediono, Megawati kerap mempercayakan sejumlah keputusan yang pernah dibahas sebelumnya kepada menteri-menterinya.

Bahkan, saat itu, Boediono mengatakan ada sejumlah menteri yang meminta tambahan anggaran kepadanya namun ia tolak. Keputusannya itu juga didukung Megawati.

"Saya mohon maaf pada rekan-rekan saya pada waktu itu, yang minta tambahan dan sebagainya. Hampir semuanya saya tolak karena uangnya belum cukup. Tidak cukup bahkan untuk memenuhi kebutuhan yang rutin saja. Keadaan memang belum bagus," lanjut Boediono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X