Tanggapan Menteri Susi Setelah Dikritik Nelayan di Hadapan Jokowi

Kompas.com - 23/01/2019, 16:05 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti d Istana Bogor, Senin (22/10/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti d Istana Bogor, Senin (22/10/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat dikritik oleh Nelayan di hadapan Presiden Joko Widodo.

Hal itu terjadi saat Presiden Jokowi didampingi Susi bersilaturahmi dengan Perwakilan Nelayan Seluruh Indonesia di Istana Negara, Selasa (22/1/2019) kemarin.

Lalu, apa tanggapan Menteri Susi atas kritik itu?

"Enggak apa-apa. Biasa saja. Orang kan ada yang suka dan tidak," kata Dia kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Nelayan yang mengkritik Susi adalah Agus Mulyono, asal Lamongan. Agus menilai Menteri Susi harusnya tak melarang penggunaan alat tangkap cantrang karena tak merusak lingkungan.

Ia juga mengkritik alat pengganti cantrang dari pemerintah karena tidak efektif dalam menangkap ikan.

Baca juga: Nelayan Ini Kritik Menteri Susi di Hadapan Presiden Jokowi

"Alat itu ternyata tidak cocok karena masing-masing daerah itu beda, karakteristik ikannya beda," kata Agus di hadapan Jokowi dan Menteri Susi.

Namun, Menteri Susi tetap menolak untuk melegalkan penggunaan cantrang. Menurut dia, saat ini nelayan pengguna cantrang hanya dibolehkan untuk melaut sementara waktu. Namun, Susi belum menentukan kapan batas waktunya.

"(Cantrang) dilegalkan ya belum bisa. Belum ada keputusan itu. Tapi berlayar boleh sekarang ini," kata Susi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X