Penjelasan Polri soal Pergantian Kabareskrim yang Baru 5 Bulan Dijabat Arief Sulistyanto

Kompas.com - 22/01/2019, 15:49 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang baru dilantik Inspektur Jenderal (Irjen) Arief Sulistyanto usai acara pisah sambut dengan mantan Kepala Bareskrim Polri Ari Dono Sukmanto di PTIK, Jakarta, Senin (20/8) malam. Reza JurnalistonKepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang baru dilantik Inspektur Jenderal (Irjen) Arief Sulistyanto usai acara pisah sambut dengan mantan Kepala Bareskrim Polri Ari Dono Sukmanto di PTIK, Jakarta, Senin (20/8) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian kembali merombak susunan pejabat perwira tinggi dan menengah. Ada 48 perwira tinggi dan menengah yang dimutasi.

Keputusan murasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP.2019 tertanggal 22 Januari 2019, yang ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Eko Indra Heri.

Salah satu yang dimutasi adalah Kepala Bareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto. Ia akan menduduki jabatan baru sebagai Kalemdiklat Polri.

Arief yang menjabat Kabareskrim sejak 17 Agustus 2018 akan digantikan Irjen Idham Azis yang sebelumnya Kapolda Metro Jaya.


Baca juga: Rotasi Perwira Polri, Idham Azis Jadi Kabareskrim, Gatot Eddy Pramono Jabat Kapolda Metro Jaya

Apa pertimbangan mutasi Kabareskrim yang baru lima bulan ini dijabat Arief?

Asisten Kepala Polri bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen (Pol) Eko Indra Heri, di Gedung TNC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).Reza Jurnaliston Asisten Kepala Polri bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen (Pol) Eko Indra Heri, di Gedung TNC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).
Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri saat dihubungi Kompas.com menjelaskan, mutasi Arief karena penilaian keberhasilannya mengelola sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri.

“Keberhasilan beliau (Arief Sulistyanto) dalam mengelola SDM selama ini yang menjadi pertimbangan pimpinan. Jadi tugas ini merupakan kepercayaan dari pimpinan dan organisasi,” kata Eko.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, mutasi dalam organisasi terutama Polri adalah hal yang alamiah.

Baca juga: Mutasi di Polri, Idham Aziz Akan Jabat Kabareskrim

Menurut Dedi, mutasi dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh personel Polri mengembangkan pengetahuan, wawasan, serta kariernya.

“Hal yang biasa, jadi mutasi beberapa pejabat utama di Polda dan Kapolda itu seperti itu. Jadi konsepnya hal yang biasa,” kata Dedi.

Diketahui, ada beberapa pejabat Polri yang dimutasi, yakni posisi Asrena Polri akan diisi Irjen Agung Sabar Santoso.

Sementara itu, Komjen Unggung Cahyono yang kini menjabat Kalemdiklat Polri akan menempati jabatan baru, yakni Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam).

Kabaintelkam saat ini, Komjen Lutfi Lubihanto, akan memasuki masa pensiun.

Selanjutnya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono yang kini menjabat sebagai Wairwasum Polri.

Adapun Dankor Brimob Polri Irjen Rudy Sufahriadi yang kini menjabat sebagai Asops Kapolri posisinya akan diisi Irjen Ilham Salahudin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X