Di Depan Santri, Ma'ruf Amin Sebut Dorongan Ulama Membuatnya Maju Jadi Cawapres

Kompas.com - 20/01/2019, 11:25 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01, Maruf Amin sebelum berangkat ke Pandeglang, Banten untuk menemui korban tsunami Selat Sunda, di Jalan Situbondo, Selasa (25/12/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01, Maruf Amin sebelum berangkat ke Pandeglang, Banten untuk menemui korban tsunami Selat Sunda, di Jalan Situbondo, Selasa (25/12/2018).
Editor Krisiandi

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengaku bahagia berkumpul dengan para santri "ngariung" (sarung). Terlebih dalam pertemuan itu, Ma'ruf didoakan menang pada Pemilu Presiden 2019.

"Saya bahagia, berkumpul dengan para kiai dan santri di sini, karena mendukung saya untuk dapat menang di Pemilu 2019," kata Ma'ruf pada acara Deklarasi Santri Ngariung dan Silaturahmi Para Ulama se-Jawa Barat II, di Pondok Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/1/2019) malam, dikutip Antara.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 1.000 santri dan ulama anggota Komunitas Sarung dari sejumlah pondok pesantren di wilayah Jawa Barat II. Tampak hadir politisi Partai Golkar yang juga Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, politisi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Bupati Bandung Dadang M. Nasser.

Baca juga: Dedi Mulyadi-TGB Diminta Duet Menangkan Golkar dan Jokowi-Maruf di Jabar

Pada pertemuan tersebut, Komunitas Santri Ngariung se-wilayah Jawa Barat II, mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, untuk memenangi Pemilu Presiden 2019.

Menurut Ma'ruf, dirinya ditawari oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi cawapres. Dia juga bersedia maju atas dorongan para kiai dan ulama.

"Atas dorongan para kiai dan ulama dan ingin membantu cita-cita besar Pak Jokowi, saya bersedia menjadi cawapres," katanya.

Presiden Jokowi, kata dia, lebih memilih kiai dari kalangan santri untuk menjadi pendamping. Dan itu menunjukkan Jokowi merupakan pemimpin yang cinta pada ulama.

"Pak Jokowi bukan hanya minta didukung oleh ulama dan santri, tapi memilih kiai dari santri untuk menjadi pendampingnya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kiai Ma'ruf juga mengucapkan terima kasih kepada para santri dan kiai yang telah mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Baca juga: Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Ini Kata Maruf Amin

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqom Pacet, Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz dalam sambutannya mengatakan, kegiatan deklarasi tersebut digelar sebagai bentuk rasa cinta kepada ulama yang saat ini mencalonkan diri sebagai cawapres pada Pilpres 2019.

"Alhamdulillah Allah SWT telah menakdirkan kiai kita semua menjadi cawapres. Karena itu, kami Komunitas Santri Ngariung membuat gerakan mengawal santri untuk memimpin negara ini," ujar KH.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X