Dua Menteri Jokowi Ikut Nobar Debat Pertama di Rumah Aspirasi

Kompas.com - 17/01/2019, 20:25 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo bersama sejumlah Sekjen partai Koalisi Indonesia Kerja di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo bersama sejumlah Sekjen partai Koalisi Indonesia Kerja di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua menteri pemerintahan Joko Widodo hadir dalam acara nonton bareng (nobar) debat pertama Pilpres 2019 di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019) malam.

Mereka adalah  Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pada pukul 19.35 WIB, kedua kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini datang secara bersamaan.

Sebelumnya, tidak ada informasi bahwa Hanif dan Eko datang di Rumah Aspirasi.


Dalam sambutannya, Hanif berharap Jokowi-Ma'ruf bisa tampil baik pada debat pertama ini.

"Semoga perdebatan malam ini Jokowi-Ma'ruf tampil baik. Jokowi sudah terbukti kerja dan komitmennya. Dan saya yakin debat ini akan dimenangkan Jokowi-Ma'ruf," kata Hanif.

"Jangan meninggalkan hal yang sudah jelas, buat apa memburu yang tidak jelas. Kita pilih yang nyata seperti Jokowi-Ma'ruf," lanjut dia.

Dia juga menyerukan ke seluruh pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk memaksimalkan suara di akar rumput. Hal itu dilakukan dengan menjadi petarung yang aktif dan kerja keras demi masa depan Indonesia.

Selain kedua menteri tersebut, hadir pula sejumlah Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai Koalisi Indonesia Kerja, di antaranya Hasto Kristiyanto (PDI Perjuangan), Arsul Sani (PPP), dan Raja Juli Antoni (PSI).

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 6 Panelis Debat Pilpres Pertama 2019

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X