Temui Ketua DPR, PP Pemuda Muhammadiyah Minta Sejumlah RUU Dipercepat

Kompas.com - 17/01/2019, 16:23 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/5/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinKetua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengurus baru PP Pemuda Muhammadiyah menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo, Kamis (17/1/2019), untuk meminta percepatan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU).

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan, ada 8 RUU yang mereka minta dipercepat sebelum periode saat ini berakhir.

"Tadi ada 8 RUU yang kami utamakan untuk segera diselesaikan dan sudah dijawab mungkin dalam waktu ini ada 5 yang segera diselesaikan juga sebelum akhir masa jabatan," ujar Sunanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Zulkifli Hasan Dorong Pemuda Muhammadiyah Jadi Pelopor Pemilu Damai

RUU itu adalah tentang larangan minuman beralkohol, kewirausahaan nasional, ekonomi kreatif, pendidikan keagamaan, sumber daya air, energi baru dan terbarukan, praktik monopoli dan persaingan usaha, dan kekerasan sosial.

Selain itu, PP Pemuda Muhammadiyah juga menyampaikan harapan terhadap lembaga DPR.

Sunanto mengatakan, anggota DPR harus menjaga ketokohan mereka. Anggota DPR tidak boleh menjadi aktor pemecah di tengah situasi politik saat ini.

"Jangan malah menambah persoalan baru atau menginformasikan persoalan yang mungkin bisa jadi sangat meresahkan di tengah masyarakat," kata dia.

Baca juga: Ketum Baru PP Pemuda Muhammadiyah: Pilih Jokowi Monggo, Pilih Prabowo Monggo...

Sunanto juga mengungkapkan harapan agar isu SARA tidak menjadi alat politik semata.

Sementara itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai, organisasi kepemudaan memang harus aktif dalam mengawasi pemerintahan.

Dia berharap anggota PP Pemuda Muhammadiyah bisa ambil bagian di lembaga DPR beberapa tahun mendatang.

Terkait Pilpres, Bambang berharap PP Pemuda Muhammadiyah ikut andil dalam menciptakan suasana kondusif.

"Mendinginkan suasana, mendinginkan abang-abang kita, bapak-bapak kita yang berada di timses A dan B. Diingatkan 'jangan gitu dong bang, bapak'," kata Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Nasional
Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Nasional
Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Nasional
Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Nasional
Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Nasional
Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Nasional
Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Nasional
KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

Nasional
Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Nasional
Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Nasional
Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Nasional
Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Nasional
Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Nasional
Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Nasional
Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X