Ma'ruf Amin Dinilai Bisa Dongkrak Elektabilitas jika Tampil Ciamik dalam Debat

Kompas.com - 17/01/2019, 10:30 WIB
Maruf Amin bersama Ketua Relawan Barisan Gus dan Santri Bersatu (Baguss) Irfan Wahid, di kediaman Maruf, Menteng, Jakarta, Kamis (8/1/2019). Dok relawan BagussMaruf Amin bersama Ketua Relawan Barisan Gus dan Santri Bersatu (Baguss) Irfan Wahid, di kediaman Maruf, Menteng, Jakarta, Kamis (8/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai penampilan calon wakil presiden 01 Ma'ruf Amin menjadi penentu elektabilitas pasangan calon petahana.

Jika Ma'ruf tampil ciamik dalam debat, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa terdongkrak.

"Kalau penampilan Ma'ruf Amin bagus, ini elektabilitas Pak Jokowi akan naik karena selama ini trennya kan turun. Tetapi kalau penampilannya tidak terlalu baik, ya lama-lama akan seimbang dengan Prabowo," ujar Hendri ketika dihubungi, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Bukan Jokowi-Prabowo, Penampilan Maruf Amin Dinilai Paling Ditunggu dalam Debat

Hendri mengatakan, sebenarnya yang menantikan penampilan Ma'ruf adalah pendukung Jokowi. Kata dia, ada anggapan bahwa pendukung Jokowi sebagian besar juga pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Ma'ruf diketahui menjadi saksi yang memberatkan Basuki atau Ahok dalam sidang kasus penodaan agama.

Ketika Ma'ruf dipilih sebagai cawapres Jokowi, pendukung Ahok tidak serta merta pindah mendukung Prabowo-Sandiaga. Hendri mengatakan mereka menjadi undecided voters.

"Maka dinantikan betul. Kalau mereka suka dengan penampilan Ma'ruf dan menerima, bisa saja memperkuat elektabilitas," kata dia.

Baca juga: Ini Masukan dari Yusril untuk Jokowi-Maruf Hadapi Debat Pertama

Debat ini juga menjadi pengalaman pertama Ma'ruf. Kemampuan Ma'ruf dalam menjawab pertanyaan dan pengetahuannya terhadap tata kelola pemerintahan akan diuji dalam debat ini. 

Oleh karena itu, kata Hendri, Jokowi harus memberikan porsi bicara yang cukup untuk Ma'ruf Amin.

Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri SatrioKOMPAS.com/Nabilla Tashandra Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio

Supaya Ma'ruf bisa membuktikan kemampuan dirinya dalam memahami visi misi dan persoalan negeri.

"Jadi debat pertama ini bebannya ada di Kiai Ma'ruf," kata dia.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X