Menengok Persiapan Debat Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Debat Pertama

Kompas.com - 17/01/2019, 07:41 WIB
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin punya persiapan khusus dalam menyambut debat Pilpres pertama yang akan berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, hari ini (17/1/2019).

Dari keempat kandidat capres dan cawapres, hanya Ma'ruf yang belum pernah merasakan suasana debat politik untuk pemilihan.

Jokowi dan Prabowo Subianto pernah mengalaminya saat berkontestasi di Pilpres 2014. Demikian pula Sandiaga Uno yang pernah mengalami debat Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 kala mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Jokowi: Namanya Pemantapan Ya Mantaplah, Mantul!

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, mengatakan, pada dasarnya capres dan cawapres yang diusungnya merupakan sosok yang sudah terbiasa berbicara di hadapan publik.

Hanya Ma'ruf yang belum memiliki pengalaman debat harus dibiasakan dengan atmosfer debat. Karena itu, sejumlah hal disiapkan agar Jokowi-Ma'ruf tampil prima dalam debat.

Erick tak menampik jika persiapan lebih ditekankan kepada Ma'ruf sebab mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) itu butuh pembiasaan. Berikut sejumlah Persiapan yang dilakukan TKN Jokowi-Ma'ruf.

1. Menghadirkan suasana debat sungguhan

Erick mengatakan, persiapan debat dilakukan dengan menghadirkan atmosfer yang mirip dengan lokasi debat di Hotel Bidakara, Jakarta.

Baca juga: Sewa Ruangan di Djakarta Theater untuk Membiasakan Maruf Amin Jelang Debat Capres

Hal itu diwujudkan dengan simulasi lewat penyuguhan tata letak panggung yang mirip dengan aslinya. Mereka sampai menyewa ball room Djakrta Theatre di Sarinah, Jakarta, untuk mendesain panggung latihan debat.

Selain menyewa ball room Djakarta Theatre, ada pula ruangan di salah satu hotel di Jakarta yang mereka sewa untuk mendesain panggung yang mirip dengan lokasi debat. Namun mereka enggan menyebutkan nama hotel yang dimaksud.

Baca juga: Debat Pertama Pilpres Digelar Kamis Malam Ini, Simak Aturannya

Selain itu dihadirkan pula suasana serupa seperti menghadirkan penonton dalam simulasi. Adapun timnya juga menghadirkan lawan debat bagi capres dan cawapres mereka yang berperan sebagai capres dan cawapres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X