Jokowi Minta Saran Habibie tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia

Kompas.com - 14/01/2019, 19:58 WIB
Presiden Joko Widodo menggelar konferensi video dengan Presiden ke-3 RI B.J Habibie, Senin (14/1/2019). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo menggelar konferensi video dengan Presiden ke-3 RI B.J Habibie, Senin (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta masukan mengenai pembangunan sumber daya manusia kepada Presiden ke-3 RI B.J Habibie. Hal itu terjadi ketika Presiden menggelar konferensi video bersama Habibie, Senin (14/1/2019).

"Ya saya menanyakan mengenai pengembangan sumber daya manusia secara besar-besaran seperti yang ingin kita lakukan ke depan. Menurut beliau itu seperti apa," ujar Jokowi usai berkomunikasi dengan Habibie.

Presiden menggelar konferensi video di Presidential Lounge, Kompleks Istana Presiden, Jakarta. Sementara, Habibie diketahui saat ini sedang menjalani pengobatan di Jerman.

Baca juga: Tujuan Habibie Bukan Teknologi, tapi Pengembangan SDM


Lantas, apa masukan dari Habibie?

Menurut Habibie, pendidikan serta penanaman nilai-nilai kebangsaan, merupakan kunci dari pembangunan sumber daya manusia.

"Intinya beliau memberikan tekanan pada pendidikan, ini agar betul2 diberikan perhatian secara khusus terutama yang berkaitan dengan vokasi dan pelatihan-pelatihan, training, serta pembudayaan," ujar Jokowi.

"Jadi budaya produktivitas, kedisiplinan kemudian kerja keras, itu yang beliau sampaikan. Dan juga mengenai perbedaan-perbedaan budaya yang ada di kita ini agar menjadi sebuah kekuatan. Intinya ke sana," lanjut dia.

Diketahui dalam beberapa kesempatan pidato, Presiden Jokowi selalu mengungkapkan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan fokus utama pemerintahannya dalam kurun waktu mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X