Prabowo: Ada Sesuatu yang Buat Elite Indonesia Enggak Suka Sama Saya...

Kompas.com - 13/01/2019, 19:40 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Roemah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINCalon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Roemah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, banyak elite politik yang saat ini tidak menyukai dirinya. Menurut Prabowo, salah satu sebabnya karena banyak kritik yang disampaikan kepada elite.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai Gerindra itu saat memberikan pengarahan di acara konsolidasi relawan Roemah Djoeang di Kebayoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).

"Ada sesuatu yang elite Indonesia paling enggak suka sama saya. Itu karena saya katakan kekayaan Indonesia sedang diambil dari bumi Indonesia. Kita sedang dimiskinkan, dibuat jadi bangsa yang meminta-minta," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, ada beberapa elite yang justru bangga Indonesia menjadi negara penerima utang. Padahal, menurut Prabowo, Indonesia negara yang kaya akan sumber daya alam.

Baca juga: Prabowo Mau Bangun Infrastuktur Tanpa Utang, Ini Kata Sri Mulyani

"Ada yang jadi kebanggaan beberapa tokoh negeri ini. Tapi, kalau saya sebut nama nanti dilaporkan," kata Prabowo.

Prabowo berharap para relawan bekerja keras untuk dapat memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Menurut Prabowo, kondisi Indonesia saat ini hanya dapat diubah jika rakyat memilih dia pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

Nasional
Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

Nasional
Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19,  Sempat Didiagnosa Tifus

Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19, Sempat Didiagnosa Tifus

Nasional
Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

Nasional
Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

Nasional
Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

Nasional
KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

Nasional
Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

Nasional
Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

Nasional
Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

Nasional
Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

Nasional
Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

Nasional
Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

Nasional
Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Nasional
Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X