Habiburokhman Sebut Pencegahan dan Penindakan Korupsi Jadi Kisi-kisi Debat Capres

Kompas.com - 13/01/2019, 15:36 WIB
Juru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Tim Prabowo-Sandi, Habiburokhman (kiri) dalam diskusi Ikadin di Cikini, Jakarta, Minggu (13/1/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINJuru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Tim Prabowo-Sandi, Habiburokhman (kiri) dalam diskusi Ikadin di Cikini, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Tim Prabowo-Sandi, Habiburokhman, menyebut bahwa isu pencegahan dan penindakan korupsi menjadi salah satu kisi-kisi debat pertama capres pada 17 Januari 2019 mendatang.

"Saya dengar itu salah satu kisi-kisi," ujar Habiburokhman saat menjadi narasumber dalam diskusi Ikadin di Cikini, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Menurut dia, jika disuruh memilih pencegahan atau penindakan, tim Prabowo-Sandi tidak akan memilih salah satu. Menurut dia, kedua hal yang menjadi fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu harus dijalankan secara seimbang.

Habiburokhman mengatakan, pencegahan yang maksimal tanpa penindakan belum tentu dapat mengurangi jumlah korupsi. Hal itu juga berlaku sebaliknya.

Baca juga: Kubu Prabowo Berharap Pembentukan Tim Gabungan Kasus Novel Tak Terkait Debat Capres

Menurut Habiburokhman, pencegahan korupsi juga bukan hanya domain KPK. Menurut dia, semua pihak harus ikut terlibat dalam upaya pencegahan korupsi.

"Kami tidak mau memilih salah satu (penindakan atau pencegahan). Kami mau dua-duanya sempurna," kata Habiburokhman.

Adapun, materi debat pertama, yaitu tentang hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme. Menurut Habiburokhman, tim Prabowo-Sandi telah mempersiapkan materi visi misi dan program yang komprehensif soal isu korupsi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X