Pesan Jokowi untuk Ojek Online se-Indonesia: Jangan Main "Handphone" Sambil Nyetir!

Kompas.com - 12/01/2019, 15:46 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Keluarga Besar Pengemudi Online di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Keluarga Besar Pengemudi Online di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pengemudi ojek online di seluruh Indonesia.

Pesan khusus itu agar selalu menjaga keselamatan dalam berkendara sehari-hari.

"Saya kalau dari mobil lihat main handphone sambil nyetir, hati-hati. Jangan seperti itu, hati-hati," ujar Presiden dalam acara silaturahim dengan pengemudi transportasi online di Ji-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Jokowi mengingatkan bahwa pengemudi ojek online memiliki keluarga yang menunggu di rumah.

Baca juga: Kemenhub Minta Pengemudi Ojek Online Perbaiki Perilaku Berkendara

Oleh sebab itu, seluruh pengemudi ojek online harus menjaga keselamatan dalam berkendara.

"Jangan sampai kecerobohan itu, nyetir sambil menerima order, sehingga menyebabkan kelalaian dan kecelakaan. Saya titip ini saja. Karena aya sering melihat seperti itu," ujar Jokowi.

"Kita tidak ingin Saudara-saudara celaka sekecil apa pun. Jangan sampai itu terjadi. Kita semuanya berdoa terus, berangkat selamat, pulang selamat," lanjut dia.

Baca juga: Pemerintah Akan Keluarkan Regulasi Baru untuk Ojek Online

 

Presiden mengatakan, prinsip-prinsip keselamatan berkendara ini akan tercantum dalam regulasi baru soal ojek online yang segera dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

"Sekarang ini akan keluar lagi payung hukum (untuk ojek online) agar Bapak-Ibu sekalian dapat bekerja dengan tenang," ujar Jokowi.



Terkini Lainnya

Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Nasional
Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Nasional
Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Nasional
Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Nasional
Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Nasional
Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Nasional
Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Nasional
Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Nasional
Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Nasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

Nasional
'Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang...'

"Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang..."

Nasional
KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

Nasional
BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

Nasional
Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Nasional
Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Nasional

Close Ads X