Alasan BPN Prabowo-Sandi Revisi Visi Misi, Menyesuaikan dengan Bappenas

Kompas.com - 11/01/2019, 22:02 WIB
Pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungkapkan, alasan mereka merevisi visi misi karena ingin menyesuaikan dengan arah pembangunan Indonesia yang dirancang Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas).

Hal itu diungkapkan oleh anggota Tim Ekonomi, Penelitian dan Pengembangan BPN, Harryadin Mahardika, saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Perubahan Visi Misi di Tengah Jalan Menunjukkan Kepemimpinan yang Berubah-ubah dan Ragu-ragu

Oleh karena itu, ia membantah segala tuduhan yang mengatakan bahwa mereka mengubah visi misi untuk meniru paslon lain atau tuduhan visi misi mereka tidak bagus.


"Kami hanya menyesuaikan supaya arah pembangunannya tidak terlalu melenceng dari apa yang sudah direncanakan oleh Bappenas, sehingga itu adalah dasar kenapa kita melakukan revisi," jelas Harryadin.

"Jadi bukan karena kita ingin mencontek atau karena visi misi kita jelek, enggak," sambung dia.

Baca juga: Jubir Jokowi-Maruf: Apakah Perubahan Foto Lebih Substansi Dibanding Visi Misi? 

Ia pun menjelaskan bahwa saat rapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro juga melakukan presentasi.

Dalam kesempatan itu, menurut Harryadin, Bambang berpesan agar kedua tim sukses menyusun visi misi dan program sesuai arah yang telah disusun Bappenas.

Rencana pembangunan tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2019-2024.

Baca juga: Tanggapi PKS, KPU Sebut Revisi Visi-Misi dan Foto Paslon 2 Hal yang Berbeda

Harryadin mengatakan, presentasi yang diberikan dari pihak Bappenas dilakukan setelah mereka membuat visi misi pertama kali.

"Pesannya Pak Bambang, ini di-quote juga supaya KPU tidak lupa. Pak Bambang mengatakan, 'Wahai para timses kedua calon, kami dari Bappenas sudah membuat RPJMN teknokrasi untuk 2019-2024, mohon ini dipelajari'," tutur dia.

Baca juga: Tim Jokowi-Maruf Disebut Takut Sampaikan Visi Misi, Ternyata 02 Malah Mengubahnya

"'Kenapa? Karena supaya bapak-bapak timses yang membuat visi misi tidak salah dalam membuat program. Jangan sampai programnya terlalu jauh dengan RPJMN teknokrasi yang kita buat'. Itu beritanya ada, notulennya ada, saya yakin," terangnya.

Setelah itu, menurut keterangannya, Ketua KPU Arief Budiman juga meminta kepada kedua pihak paslon untuk mengacu pada arah pembangunan Indonesia yang telah dirancang Bappenas.

KPU, kata Harryadin, juga memberikan waktu bagi mereka untuk mengumpulkan visi misi yang telah direvisi sebelum debat perdana berlangsung.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X