Megawati Instruksikan Kader PDI-P di Pemda Tingkatkan Edukasi dan Mitigasi Bencana

Kompas.com - 11/01/2019, 15:25 WIB
Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri di peringatan HUT ke-46 PDI-P IstimewaKetum PDI-P Megawati Soekarnoputri di peringatan HUT ke-46 PDI-P

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan kepada seluruh kadernya untuk meningkatkan edukasi dan mitigasi bencana alam.

Pesan ini secara khusus ditujukan bagi kader PDI Perjuangan yang menjabat di eksekutif maupun legislatif pemerintah daerah.

"Kepada gubernur-gubernur (kader PDI-P) yang hadir atau yang belum hadir, ya saya titip ya harus bekerja sama dengan geolog atau BMKG mengetahui wilayah-wilayah mana yang dicirikan titik rawan bencana," ujar Megawati dalam pidato penutupan Rakornas PDI-P di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

"Seperti di daerahnya Pak Ganjar itu ada Sesar Semarang dan Kendeng, atau yang lain sebagainya, nanti monggo dilihat dulu titik-titik merahnya, daerah yang bahayanya," lanjut dia.

Baca juga: Kedekatan Megawati dengan Try Sutrisno dan Pesan Pemilu Damai

Usai terpetakan dengan baik, Megawati meminta kadernya di eksekutif atau pun legislatif daerah itu untuk menetapkan standard operasional prosedur saat bencana alam terjadi.

Harapannya, pemerintah dan masyarakat siap saat bencana alam datang. Dengan demikian, jumlah korban diharapkan juga semakin sedikit.

"Tentu dicari ketentuannya, bagaimana cara-cara untuk menyelematkan warga di daerah terkena bencana. Bukannya setelah bencana terjadi, tapi ini soal early warning system saat itu (bencana alam) diberitakan, ada tahapannya satu dua tiga," lanjut Megawati.

Baca juga: Kata Gerindra soal Megawati yang Komentari Anak Buah Prabowo

Untuk membantu mensosialisasikan hal ini ke seluruh kadernya di pemerintah daerah, Mega juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Presiden ke-5 RI itu menegaskan bahwa Indonesia secara geografis berada di daerah rawan bencana. Oleh sebab itu, ia berharap kesiapsiagaan masyarakat di dalam menghadapi bencana alam yang dapat datang sewaktu-waktu, harus ditingkatkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Inflasi Lewat Pendataan Digital, Pemprov Jateng Raih Penghargaan TPID

Kendalikan Inflasi Lewat Pendataan Digital, Pemprov Jateng Raih Penghargaan TPID

Nasional
Soal Penembakan Pendeta Yeremia, Imparsial Minta Pemerintah Sebut Siapa Aparat yang Terlibat

Soal Penembakan Pendeta Yeremia, Imparsial Minta Pemerintah Sebut Siapa Aparat yang Terlibat

Nasional
Satgas Sebut Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Ini Alasannya

Satgas Sebut Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Ini Alasannya

Nasional
Menlu: Indonesia Tampung Sementara 396 Pengungsi Rohingya Sepanjang 2020

Menlu: Indonesia Tampung Sementara 396 Pengungsi Rohingya Sepanjang 2020

Nasional
Istana: Substansi Naskah UU Cipta Kerja 1.187 Halaman Sama dengan yang Diserahkan DPR

Istana: Substansi Naskah UU Cipta Kerja 1.187 Halaman Sama dengan yang Diserahkan DPR

Nasional
Mendagri Terbitkan SE, Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Mendagri Terbitkan SE, Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Nasional
Ingin Liburan Aman dari Covid-19, Ini Tipsnya

Ingin Liburan Aman dari Covid-19, Ini Tipsnya

Nasional
Dalam Pleidoi, Heru Hidayat Minta Perusahaannya Tak Dirampas hingga Berharap Bebas

Dalam Pleidoi, Heru Hidayat Minta Perusahaannya Tak Dirampas hingga Berharap Bebas

Nasional
Komisi III: Kalau Benar Pembunuh Pendeta Yeremia Aparat, Hukumannya Harus Berat

Komisi III: Kalau Benar Pembunuh Pendeta Yeremia Aparat, Hukumannya Harus Berat

Nasional
Kuasa Hukum Nurhadi Anggap Dakwaan JPU KPK Dipaksakan

Kuasa Hukum Nurhadi Anggap Dakwaan JPU KPK Dipaksakan

Nasional
Dalam Pertemuan dengan Para Menlu dan PBB, Menlu Retno Suarakan Penyelesaian Hak Bangsa Palestina

Dalam Pertemuan dengan Para Menlu dan PBB, Menlu Retno Suarakan Penyelesaian Hak Bangsa Palestina

Nasional
Kontras Minta Komnas HAM hingga Ombudsman Awasi Temuan TGPF soal Pendeta Yeremia

Kontras Minta Komnas HAM hingga Ombudsman Awasi Temuan TGPF soal Pendeta Yeremia

Nasional
Penjelasan Satgas soal Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Libur Panjang

Penjelasan Satgas soal Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Libur Panjang

Nasional
Satgas: Pemerintah Mengupayakan Pemerataan Penerima Vaksin Covid-19

Satgas: Pemerintah Mengupayakan Pemerataan Penerima Vaksin Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X