Jokowi Minta Pengusaha Contoh Perjuangan CEO Bukalapak Achmad Zaky

Kompas.com - 10/01/2019, 22:18 WIB
CEO Bukalapak, Ahmad Zaky di acara HUT BUkalapak ke-9 di Jakarta, Kamis (10/1/2019).KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi CEO Bukalapak, Ahmad Zaky di acara HUT BUkalapak ke-9 di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta para pengusaha di Indonesia untuk mencontoh perjuangan yang dilakukan Achmad Zaky dalam mendirikan dan membesarkan platform e-commerce, Bukalapak.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat berpidato dalam peringatan hari ulang tahun Bukalapak kesembilan, di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (10/1/2019).

Baca juga: Jokowi Tak Mau E-commerce Indonesia Dibanjiri Produk Asing

Awalnya, Jokowi bertanya mengenai modal pendirian Bukalapak sembilan tahun silam.

"Saya terima informasi, Bukalapak saat didirikan 9 tahun lalu, modalnya Rp 80.000. Benar?" tanya Jokowi kepada Zaky yang ada di hadapannya.

"Ini 80.000 dolar atau rupiah ini?" tanya Jokowi lagi, setengah tak percaya.

Jokowi menjelaskan, biaya Rp 80.000 itu adalah untuk reservasi domain bukalapak.com. Namun, setahun setelah didirikan, Zaky justru ragu dengan usaha yang digelutinya.

"Setahun setelah didirikan, Pak Zaky agak putus asa, hampir menyerah karena sudah kehabisan uang. Calon mertuanya enggak yakin Bukalapak ini memberi penghasilan stabil atau tidak," kata Jokowi disambut tawa Zaky dan para hadirin.

Baca juga: Jokowi: Banyak UMKM Belum Siap Masuk Pasar E-commerce

 

Setelah tawa hadirin mereda, Jokowi melanjutkan ceritanya mengenai perjuangan Zaky.

Menurut dia, Zaky saat itu sudah putus asa ingin menutup Bukalapak. Namun, niat itu diurungkan karena Zaky memikirkan nasib lebih dari 1000 UKM yang usahanya sudah tergantung dengan Bukalapak.

"Saat itu karena sudah ribuan UKM yang tergantung dengan Bukalapak, Pak Zaky enggak tega dan bersemangat bagaimana bisa bertahan," kata dia.

"Saya ingin agar keberanian Pak Zaky, kenaikan Pak Zaky, saya ingin itu menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh pengusaha muda kita," tambah Jokowi yang juga mantan Pengusaha mebel ini.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional
ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

Nasional
ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

Nasional
Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Nasional
Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Nasional
Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Nasional
Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Nasional

Close Ads X