Jokowi: Banyak UMKM Belum Siap Masuk Pasar E-commerce - Kompas.com

Jokowi: Banyak UMKM Belum Siap Masuk Pasar E-commerce

Kompas.com - 10/01/2019, 21:14 WIB
Presiden Jokowi menghadiri HUT ke-9 Bukalapak, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Jokowi menghadiri HUT ke-9 Bukalapak, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo melihat masih banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia yang belum siap untuk masuk ke pasar e-commerce. Dari 56 juta UMKM yang ada di Indonesia, baru empat juta yang saat ini sudah memasarkan produknya di toko online.

"UKM kita yang sudah siap, bisa langsung masuk ke online store. Tapi banyak yang belum siap untuk masuk," kata Jokowi saat berpidato di peringatan hari ulang tahun ke-9 Bukalapak, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Jokowi mengatakan, masih banyak UMKM yang kesulitan dalam membangun membangun brand, membuat desain, hingga mendapatkan modal. Ia mengaku kerap sedih saat menemukan produk yang bagus, namun tak mampu bersaing karena kemasan dan brand yang kurang memadai.

Baca juga: Aturan E-Commerce Ditargetkan Rampung Bulan Ini


Oleh karena itu, Jokowi meminta e-commerce seperti Bukalapak untuk membantu para pelaku UMKM.

"Saya mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online ini tersambung dengan offline. Artinya, seluruh UMKM bisa masuk semua ke Bukalapak," kata Jokowi.

Menurut dia, Bukalapak atau pun platform e-commerce lainnya bisa bekerjasama dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM.


Terkini Lainnya

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

Megapolitan
Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Megapolitan
Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Megapolitan
Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Nasional
Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Regional
Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Regional
Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Nasional
Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Nasional
Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli 'Public Speaking'

Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli "Public Speaking"

Nasional
3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

Internasional
Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Regional
Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Regional
Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Internasional
Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Regional
KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

Nasional

Close Ads X