INFOGRAFIK: Teror Bom terhadap Dua Pimpinan KPK - Kompas.com

INFOGRAFIK: Teror Bom terhadap Dua Pimpinan KPK

Kompas.com - 10/01/2019, 17:29 WIB
Teror Di Rumah Dua Pimpinan KPKKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Teror Di Rumah Dua Pimpinan KPK

KOMPAS.com -  Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi kali ini menjadi sasaran teror yang dilakukan orang tak dikenal terhadap lembaga anti rasuah itu.

Pada Rabu (9/1/2019), rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, mendapat teror berupa benda mirip bom paralon. Benda itu disangkutkan ke pagar rumah pada pukul 05.30 WIB.

Tidak hanya Agus, rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif juga menjadi sasaran teror dalam waktu berdekatan. Rumah Laode dilempar bom molotov pada Rabu dini hari.

Hingga saat ini belum diketahui pelaku atau motif pelaku meneror rumah dua pimpinan KPK. Polisi juga masih mencari tahu apakah teror ini terkait kasus korupsi yang ditangani KPK.


Menurut Wadah Pegawai KPK, dua ancaman bom ini menjadi teror kesembilan yang melanda KPK. Teror yang terjadi sebelumnya bermacam-macam, termasuk penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Hampir dua tahun sejak kejadian, polisi juga belum mengungkap pelaku atau motif penyerangan terhadap Novel. Polisi pun diragukan dapat dengan cepat menangani teror terhadap pimpinan KPK.

Meski banyak pihak yang meragukan, polisi yakin dapat mengungkap aksi teror terhadap Agus Rahardjo dan Laode M Syarif.

Lalu bagaimana aksi teror itu terjadi? Berikut infografiknya:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Teror Di Rumah Dua Pimpinan KPK

https://twitter.com/hati2dimedsos/status/1080382789936046080


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

Megapolitan
Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Megapolitan
Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Megapolitan
Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Nasional
Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Regional
Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Regional
Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Nasional
Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Nasional
Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli 'Public Speaking'

Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli "Public Speaking"

Nasional
3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

Internasional
Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Regional
Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Regional
Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Internasional
Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Regional
KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

Nasional

Close Ads X