[HOAKS] 7 Kontainer Berisi Surat Suara yang Sudah Dicoblos - Kompas.com

[HOAKS] 7 Kontainer Berisi Surat Suara yang Sudah Dicoblos

Kompas.com - 03/01/2019, 08:42 WIB
Komisioner KPU dan Bawaslu di kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta UtaraKompas.com/Fitria Chusna Farisa Komisioner KPU dan Bawaslu di kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com — Belum lama ini beredar kabar mengenai adanya tujuh kontainer berisi surat suara Pemilihan Presiden 2019 yang sudah dicoblos.

Informasi itu beredar sejak awal 2019. Bahkan, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter miliknya mengungkapkan informasi ini pada Rabu (2/1/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemudian melakukan pengecekan ke Kantor Bea dan Cukai Kementerian Keuangan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu malam.

Narasi yang beredar:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, informasi itu menyebutkan ada tujuh kontainer yang berisi surat suara Pilpres 2019 yang telah dicoblos, dan berasal dari China.


Informasi itu menyebutkan bahwa masing-masing kontainer berisi 10 juta lembar surat suara dan salah satu kontainer telah dibuka.

Dalam kabar disebutkan juga bahwa KPU telah menyita satu kontainer yang berisi surat suara yang sudah dicoblos.

Adapun surat suara yang telah dicoblos merupakan surat suara gambar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Informasi itu kemudian dipertanyakan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Dilansir dari akun Twitter, @AndiArief_, ia menuliskan twit yang berbunyi:

"mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar".

Twit tersebut ditulis Andi pada Rabu (2/1/2019) pukul 20.05 WIB. Namun, saat ini twit tersebut telah dihapus.

Penelusuran Kompas.com:

Ketua KPU Arief Budiman memastikan bahwa adanya kabar tujuh kontainer berisi surat suara pemilihan presiden yang sudah dicoblos adalah hoaks.

Kepastian tersebut disampaikannya setelah dilakukan pengecekan berkas bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Bea dan Cukai Kemenkeu di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kemudian, Arief juga membantah kabar yang menyebut KPU telah menyita satu kontainer yang berisi surat suara yang telah dicoblos itu.

"Hari ini kami memastikan, berdasarkan keterangan yang didapat oleh pihak Bea Cukai, tidak ada kebenaran tentang berita tujuh kontainer tersebut. Itu tidak benar," ujar Arief di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok pada Kamis (3/1/2019).

"Tidak benar juga kabar bahwa ada TNI AL yang menemukan itu, dan tidak benar bahwa KPU dikatakan telah menyita satu kontainer tersebut. Jadi semua berita itu bohong," kata dia.

Dalam pengecekan ke Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Arief didampingi oleh jajaran Komisioner KPU Ilham Saputra, Hasyim Asyari, Viryan Azis, dan Pramono Ubaid Tanthowi.

Turut hadir juga dari pihak Bawaslu, Komisioner Mochammad Afifuddin dan Rahmat Bagja.

Perlu diperhatikan, KPU hingga saat ini belum melakukan produksi surat suara. Surat suara rencananya akan diproduksi pertengahan Januari 2019.

Baca selengkapnya: KPU Pastikan Kabar 7 Kontainer Berisi Surat Suara yang Sudah Dicoblos Hoaks


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Terkini Lainnya

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

Megapolitan
Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Megapolitan
Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Megapolitan
Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Nasional
Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Regional
Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Regional
Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Nasional
Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Nasional
Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli 'Public Speaking'

Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli "Public Speaking"

Nasional
3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

Internasional
Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Regional
Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Regional
Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Internasional
Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Regional
KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

Nasional

Close Ads X