Polres Pandeglang Selidiki Dugaan Posko Bantuan Fiktif

Kompas.com - 01/01/2019, 17:16 WIB
Sejumlah bangunan rata dengan tanah akibat terjangan tsunami di Sumur Pesisir, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sumur pesisir merupakan salah satu daerah dengan kerusakan terparah akibat terjangan tsunami. ANTARA FOTO/Aurora Rinjani/Bal/kye. Aurora RinjaniSejumlah bangunan rata dengan tanah akibat terjangan tsunami di Sumur Pesisir, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sumur pesisir merupakan salah satu daerah dengan kerusakan terparah akibat terjangan tsunami. ANTARA FOTO/Aurora Rinjani/Bal/kye.
Editor Krisiandi

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Polres Pandeglang menyelidiki dugaan posko bantuan fiktif yang didirikan oknum warga yang tidak terdampak tsunami Selat Sunda.

Oknum tersebut diduga mendirikan posko agar mendapat bantuan untuk kepentingan pribadi.

Kapolpres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyatakan, pihaknya akan mulai melakukan pendataan posko di lokasi yang terdampak tsunami.

Polisi juga akan menelusuri penyaluran bantuan untuk korban terdampak tsunami di Pandeglang.


"Saya menerima laporan dari warga yang mengeluhkan adanya oknum warga yang memanfaatkan kebaikan dermawan untuk kepentingan pribadi," kata Indra di Pandeglang, Selasa (1/12/2019), seperti dikutip Antara.

Indra mengatakan, jajarannya masih mencari fakta di lapangan terkait keberadaan posko fiktif. Polisi juga belum bisa menyimpulkan apakah pendiri posko fiktif bisa dijerat pidana.

"Nanti dilihat apa dia bisa masuk ke tindak pidana atau tidak. Polisi akan pelajari apakah itu memungkinkan untuk masuk dalam penggelapan. Polisi masih cari faktanya," ujarnya.

Baca juga: Akses ke Kecamatan Sumur Pandeglang Masih Sulit Ditembus, BNPB Kirim Bantuan Lewat Udara

Selain melakukan penyelidikan terhadap posko fiktif, mantan Kapolres Soppeng itu juga meminta warga tidak melakukan penggalangan dana di pinggir-pinggir jalan karena akan mengganggu lalu lintas.

"Saat ini volume kendaraan naik karena banyak kendaraan dermawan yang mengirim bantuan untuk para korban. Jadi, warga jangan melakukan penggalangan dana karena menggangu lalu lintas," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X