SBY Minta Prabowo Paparkan Masalah dan Solusi Saat Debat Pilpres

Kompas.com - 01/01/2019, 12:34 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan keterangan seusai bertemu calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, di kediaman pribadinya, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan keterangan seusai bertemu calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, di kediaman pribadinya, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) telah berdikusi dan memberikan tips kepada Prabowo Subianto dalam menghadapi depat pilres 2019 pada 17 Januari mendatang.

Tips tersebut fokus pada empat materi debat yang sudah ditetapkan, yaitu hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

"Ya secara spesifik keduanya bertukar pikiran. Saat pertemuan terakhir dengan Pak SBY, Pak Prabowo diberikan tips untuk memaparkan masalah dari empat isu yang akan dibawakan nanti saat debat. Selain masalahnya, Pak Prabowo juga diminta menyampaikan solusinya, kira-kira begitu agar pemilih diberikan pemahaman," kata Dahnil kepada Kompas.com, Selasa (1/1/2019).

Baca juga: SBY Disebut Sudah Berikan Tips Debat ke Prabowo-Sandi

Menurut Dahnil, Prabowo merasa perlu bertukar pikiran dan mendapatkan tips dari SBY. Apalagi, SBY berpengalaman memenangkan pilpres dua kali 

Sebab, menurutnya, SBY merupakan pemimpin yang memiliki keunggulan dan kesuksesanya saat menjadi presiden perlu dicontoh Prabowo.

"Pada prinsipnya Pak Prabowo selalu punya prinsip dasar ingin belajar dari pendahulunya yang baik-baik, yang unggul, jadi itu yang perlu diduplikasi. Apalagi Pak SBY dua kali menang pilpres," imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo sudah bertemu dua kali dengan SBY, yaitu pada Desember dan September 2018.

Baca juga: Prabowo: Saya Tidak Pernah Ragu dengan Komitmen Pak SBY

Di pertemuan terakhir, Jumat (21/12/2018), Prabowo mengaku mendapat masukan dari SBY terkait langkah-langkah pemenangan pilpres dan pileg 2019.

Selain itu, hal lain yang dibahas juga terkait dengan pematangan strategi untuk pemenang Pilpres. Isu ekonomi dipilih sebagai senjata utamanya.

Untuk memuluskan strategi itu, Prabowo meminta kepada SBY untuk mengizinkan kader-kader Partai Demokrat yang ahli dalam bidang ekonomi menjadi tim pakar Prabowo- Sandiaga Uno.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

Nasional
Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Nasional
[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

Nasional
Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Nasional
Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Nasional
Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Nasional
SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

Nasional
Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

Nasional
KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

Nasional
Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Nasional
MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

Nasional
Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Nasional
Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Nasional
Di Sidang MK, Pemerintah Bantah Dalil Pemohon Uji Materi UU Penyakit Menular dan UU Karantina Kesehatan

Di Sidang MK, Pemerintah Bantah Dalil Pemohon Uji Materi UU Penyakit Menular dan UU Karantina Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X