Sebelum Gagas "Sekolah Ibu", Pemkab Bandung Barat Disarankan Dalami Penyebab Perceraian

Kompas.com - 31/12/2018, 13:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Riset Setara Institute Halili menilai, program "Sekolah Ibu" yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebaiknya tak dijalankan.

Pemerintah setempat menggagas program ini untuk menekan angka perceraian di daerah tersebut. Namun, sejumlah pihak mengkritik program ini, salah satunya karena dianggap diskriminatif terhadap perempuan.

Halili berpendapat, seharusnya Pemkab Bandung Barat mengkali lebih dalam penyebab tingginya angka perceraian di daerah tersebut.

"Program dengan nomenklatur 'Sekolah Ibu' tersebut harus dibatalkan. Sebaiknya Pemkab Bandung Barat melakukan kajian mendalam terlebih dahulu terhadap isu perceraian di sana," ujar Halili saat dihubungi oleh Kompas.com, Senin (31/12/2018).

Baca juga: Program Sekolah Ibu di Bandung Barat Dinilai Diskriminatif

Program itu, lanjut Halili, seolah-olah menyudutkan perempuan sebagai satu-satunya penyebab perceraian. Padahal, ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.

"Tapi membayangkan persoalan rumah tangga sebagai dampak dari tidak bekerjanya peran sentral ibu menurut saya diskriminasi serius," kata dia.

Meski demikian, ia berpendapat, memang dibutuhkan pendidikan informal untuk mencegah hingga meminimalkan terjadinya perceraian. Salah satunya adalah melalui program pendidikan bagi setiap keluarga.

Menurut dia, sudah saatnya pendidikan informal dalam lingkungan keluarga digalakkan kembali sebagai salah satu jalur pendidikan, di luar pendidikan formal melalui sekolah.

Akan tetapi, program pendidikan keluarga tersebut harus dilakukan secara komprehensif. Tak hanya dalam konteks menurunkan angka perceraian, tetapi mengatasi permasalahan sosial di masyarakat.

Baca juga: Bukan Sekolah Ibu, Bandung Barat Disarankan Buat Program Konseling Suami-Istri

"Pendidikan keluarga dari sisi tujuan lebih luas. Harapannya, Tri Pusat Pendidikan (Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat) seperti yang diidealkan Ki Hadjar Dewantara sama-sama berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial kita," kata Halili.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Imbau Calon Haji Perbanyak Istirahat H-3 Sebelum Wukuf

Kemenkes Imbau Calon Haji Perbanyak Istirahat H-3 Sebelum Wukuf

Nasional
Tak Hanya Toreh Sejarah di Indonesia, PDI-P Sebut Bung Karno Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa di Dunia

Tak Hanya Toreh Sejarah di Indonesia, PDI-P Sebut Bung Karno Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa di Dunia

Nasional
Gerindra-PKB Berkoalisi, PDI-P Sebut Pendukung Jokowi Harus Rukun

Gerindra-PKB Berkoalisi, PDI-P Sebut Pendukung Jokowi Harus Rukun

Nasional
Imbauan Wamenag untuk Jemaah Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Puncak Haji 2022

Imbauan Wamenag untuk Jemaah Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Puncak Haji 2022

Nasional
Partai Buruh: Cuti Melahirkan 6 Bulan Jangan Hanya Wacana di Atas Kertas

Partai Buruh: Cuti Melahirkan 6 Bulan Jangan Hanya Wacana di Atas Kertas

Nasional
Peringati Milad Ke-29, Dompet Dhuafa Luncurkan 3 Program untuk Atasi Kemiskinan di Kota

Peringati Milad Ke-29, Dompet Dhuafa Luncurkan 3 Program untuk Atasi Kemiskinan di Kota

Nasional
Ratusan Buruh Migran Indonesia Dikabarkan Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo di Kedubes Malaysia

Ratusan Buruh Migran Indonesia Dikabarkan Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo di Kedubes Malaysia

Nasional
416 Jemaah Haji Indonesia Jatuh Sakit, 20 Orang Meninggal Dunia

416 Jemaah Haji Indonesia Jatuh Sakit, 20 Orang Meninggal Dunia

Nasional
Sumbar jadi Wilayah yang Menantang, PDI-P Akan Kerahkan Kekuatan untuk Menangkan Pemilu 2024

Sumbar jadi Wilayah yang Menantang, PDI-P Akan Kerahkan Kekuatan untuk Menangkan Pemilu 2024

Nasional
Gerindra-PKB Makin Akrab, Siapa yang Pantas Dampingi Prabowo pada Pilpres 2024?

Gerindra-PKB Makin Akrab, Siapa yang Pantas Dampingi Prabowo pada Pilpres 2024?

Nasional
[POPULER NASIONAL] Analisis Dino Patti Djalal soal Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia | Babak Baru Perseteruan Sahroni dan Adam Deni

[POPULER NASIONAL] Analisis Dino Patti Djalal soal Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia | Babak Baru Perseteruan Sahroni dan Adam Deni

Nasional
Tanggal 5 Juli Hari Memperingati Apa?

Tanggal 5 Juli Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tanggal 4 Juli Hari Memperingati Apa?

Tanggal 4 Juli Hari Memperingati Apa?

Nasional
Bolehkah Polisi Mengambil Kunci Motor?

Bolehkah Polisi Mengambil Kunci Motor?

Nasional
Aturan Razia Polisi Lalu Lintas

Aturan Razia Polisi Lalu Lintas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.