Pasca-Tsunami Selat Sunda, Kominfo Pastikan Komunikasi Telah Pulih

Kompas.com - 28/12/2018, 11:00 WIB
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). KOMPAS/RIZA FATHONIAktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018).
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) menyampaikan, enam hari pasca- tsunami Selat Sunda, layanan telekomunikasi di daerah terdampak bencana telah pulih 100 persen.

Pelaksana Tugas Kepala Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan bahwa seluruh layanan telekomunikasi seluler telah dapat digunakan secara normal oleh masyarakat di kawasan Pantai Barat Provinsi Banten dan Lampung Selatan.

"Berdasarkan pantauan Kementerian Kominfo, pasokan listrik untuk kebutuhan BTS (base transceiver station) ditopang dengan genset dan mobil backup power site yang disediakan oleh operator telekomunikasi," kata Ferdinand dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (28/12/2018) pagi.

Ferdinand menambahkan, meskipun masih terdapat sebagian BTS yang belum bisa diaktifkan karena tidak adanya pasokan listrik dari PLN dan sulitnya akses ke lokasi, layanan telekomunikasi masih dapat diakses dengan normal.

"Karena dapat dipenuhi atau di-cover dari BTS lain yang ada di sekitarnya," ujar dia.

Baca juga: Selfie di Lokasi Bencana, Beri Simpati atau Pencarian Eksistensi?

Hasil pantauan terhadap jaringan backbone dari Telkom, lanjut dia, semua dalam kondisi normal.

"Sehingga masyarakat masih tetap bisa menggunakan layanan telekomunikasi dengan normal," kata Ferdinand.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya terkait dengan bencana yang ada.

Seperti diketahui, pada 22 Desember 2018, tsunami menerjang wilayah pesisir Banten, Serang, dan Lampung.

Tsunami tersebut disebutkan bukan karena gempa bumi, melainkan runtuhan bawah laut Gunung Anak Krakatau yang saat ini tengah erupsi dan berada pada level III atau berstatus siaga.

Akibat kejadian ini, ratusan korban melayang, ratusan bangunan hancur, fasilitas umum rusak, dan ratusan korban harus mengungsi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X