Menkumham: Lapas Kelebihan Kapasitas karena Napi Narkotika

Kompas.com - 27/12/2018, 13:39 WIB
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laolysaat menghadiri refleksi akhir tahun 2018 di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Kamis (27/12/2018).   CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laolysaat menghadiri refleksi akhir tahun 2018 di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM ( Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan, pertumbuhan narapidana makin lama kian meningkat sehingga Lembaga Pemasyarakatan ( lapas) dan Rumah Tahanan ( rutan) mengalami kelebihan kapasitas.

Secara khusus, Yasonna menyebut narapidana narkotika sebagai penyumbang terbesar permasalahan di lapas dan rutan.

"Kalau bicara soal kapasitas, khususnya di kota besar, banyak yang over kapasitas karena angka pertumbuhan narapidana narkoba itu sangat besar sekali," kata Yasonna saat menghadiri refleksi akhir tahun 2018 di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Meski Dapat 1001 Remisi, Over Kapasitas di Lapas Cipinang Belum Teratasi

Berdasarkan data Kemenkumham, terjadi penambahan narapidana sebanyak 24.197 orang di tahun 2018 sehingga total penghuni Lapas/ Rutan saat ini yaitu 256.273 orang. Sedangkan, kapasitas hunian hanya 126.164 orang.

Maka dari itu, kata Yasonna, perlu pembenahan daru hulu hingga ke hilir.

"Harus ada pemikiran kita untuk evaluasi untuk permasalahan narkoba. Pemakai itu direhab, jangan dimasukin ke dalam penjara. Dan yang pengedar justru dihukum berat," ungkap Yasonna.

Baca juga: Pemerintah Buat Grand Design Penanggulangan Kelebihan Kapasitas Lapas

Ia juga meminta untuk ada kampanye secara nasional guna mendidik masyarakat, khususnya anak muda. Sebab, jika tidak ada kampanye yang masif, maka perubahan antinarkoba akan sulit dilakukan.

"Kalau nanti ada yang tertangkap oleh polisi karena kasus narkoba, kami juga tidak bisa menolak," tuturnya.

Yasonna juga meminta Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk lebih banyak turun ke lembaga pendidikan, seperti sekolah supaya kampanye antinarkoba bisa berdampak luas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Lengkap Kapolresta Barelang terkait Tewasnya Hendri Alfred Bakari

Penjelasan Lengkap Kapolresta Barelang terkait Tewasnya Hendri Alfred Bakari

Nasional
Ini 10 Kesimpulan Hasil Kajian Komnas HAM atas RUU Cipta Kerja

Ini 10 Kesimpulan Hasil Kajian Komnas HAM atas RUU Cipta Kerja

Nasional
Hendri Bakari Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Mabes Polri: Sementara Cukup Ditangani Polda Kepri

Hendri Bakari Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Mabes Polri: Sementara Cukup Ditangani Polda Kepri

Nasional
Komnas HAM Bakal Sampaikan Kesimpulan Kajian RUU Cipta Kerja ke Presiden dan Pimpinan DPR

Komnas HAM Bakal Sampaikan Kesimpulan Kajian RUU Cipta Kerja ke Presiden dan Pimpinan DPR

Nasional
Satgas: Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Masih Cukup

Satgas: Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Masih Cukup

Nasional
Wamenhan: Dampak Positif Bisa Kita Raih jika Produksi 40 Juta Ton Singkong

Wamenhan: Dampak Positif Bisa Kita Raih jika Produksi 40 Juta Ton Singkong

Nasional
Wakil Ketua KPK: Pegawai Jadi ASN Tak Mengurangi Independensi

Wakil Ketua KPK: Pegawai Jadi ASN Tak Mengurangi Independensi

Nasional
Kemenkumham Akan Beri Remisi ke 142.545 Narapidana Saat HUT RI ke-75

Kemenkumham Akan Beri Remisi ke 142.545 Narapidana Saat HUT RI ke-75

Nasional
Ujaran Kebencian di Pilkada Diprediksi Meningkat, Ini Alasannya

Ujaran Kebencian di Pilkada Diprediksi Meningkat, Ini Alasannya

Nasional
KPK Apresiasi Polri dan Kejagung yang Tindak Anggotanya dalam Kasus Djoko Tjandra

KPK Apresiasi Polri dan Kejagung yang Tindak Anggotanya dalam Kasus Djoko Tjandra

Nasional
Anggota DPR Taufik Basari Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Badan Legislasi

Anggota DPR Taufik Basari Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Badan Legislasi

Nasional
Kemenkes Siap Tambah Daya Tampung RS Rujukan jika Kasus Covid-19 Melonjak

Kemenkes Siap Tambah Daya Tampung RS Rujukan jika Kasus Covid-19 Melonjak

Nasional
Berpotensi Langgar HAM, Komnas HAM Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Tak Dilanjutkan

Berpotensi Langgar HAM, Komnas HAM Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Tak Dilanjutkan

Nasional
Amien Rais Ingatkan Jokowi Akan Bahaya Politik Partisan

Amien Rais Ingatkan Jokowi Akan Bahaya Politik Partisan

Nasional
Kasus Pemotongan Uang SKPD, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditahan KPK

Kasus Pemotongan Uang SKPD, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditahan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X