Tim Polri Selamatkan 29 Orang, 28 di Tengah Laut, 1 Orang Terdampar di Pulau - Kompas.com

Tim Polri Selamatkan 29 Orang, 28 di Tengah Laut, 1 Orang Terdampar di Pulau

Kompas.com - 24/12/2018, 19:02 WIB
Pantauan udara daerah pesisir Banten terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik Maskapai Susi Air, Senin (24/12/2018)KOMPAS.com/Rakhmat Nur Hakim Pantauan udara daerah pesisir Banten terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik Maskapai Susi Air, Senin (24/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Polair Polri mengevakuasi 29 orang yang terbawa gelombang tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018).

Dua hari pasca-tsunami, 28 di antara mereka ditemukan di tengah laut Selat Sunda, sedangkan 1 orang terdampar di pulau dekat Gunung Anak Krakatau.

"Penyelamatan di tengah laut, dan satu orangnya di pulau sekitar Gunung Anak Krakatau," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/12/2018).

Dedi menjelaskan, dari 29 orang yang diselamatkan itu, 28 orang mengalami luka ringan, dan satu orang luka berat.


Baca juga: Pasca-tsunami Selat Sunda, Uang Pesanan Kamar Hotel di Tanjung Lesung Dikembalikan

Mereka dievakuasi menggunakan kapal polisi Murai-4018 dari Direktorat Polair Korpolairud Baharkam Polri, Senin (24/12/2018), pukul 10.00 WIB, di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

"Evakuasi dilakukan dari Pulau Sangiang dan kemudian dibawa ke Pelabuhan Indah Kiat Merak untuk dirawat di rumah sakit terdekat," kata dia.

Adapaun hingga kini, lanjut Dedi, tim Polair masih mencari korban di Selat Sunda, baik di pinggir maupun di tengah laut.

Pencarian tersebut juga bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan mengerahkan lima kapal.

Baca juga: Prediksi Cuaca BMKG di Daerah Terdampak Tsunami di Sekitar Selat Sunda

Tak hanya Polair, Polri juga telah mengerahkan 1.500 personil dengan bantuan 303 personil Brigadir Korps Brigade Mobil (Brimob) yang memiliki kualifikasi kemampuan dalam pencarian dan penyelamatan korban.

Adapun berdasarkan data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WIB, korban meninggal dunia akibat bencana ini bertambah menjadi 281 orang.

Sementara, korban luka-luka berjumlah 1.016 orang dan korban yang belum ditemukan 57 orang.

Kerusakan material meliputi 611 unit rumah, 69 unit hotel dan villa, 60 warung kuliner, dan 420 kapal dan perahu.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Fakta Tsunami Selat Sunda


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X