Ma'ruf Amin Harap China Perlakukan Muslim Uighur dengan Baik

Kompas.com - 22/12/2018, 15:55 WIB
Cawapres nomor urut 01 Maruf saat berbincang santai dengan wartawan di kediamannya, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Rabu (12/12/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinCawapres nomor urut 01 Maruf saat berbincang santai dengan wartawan di kediamannya, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Rabu (12/12/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, meminta pemerintah China tetap memperlakukan warga muslim Uighur dengan baik, terlepas dari adanya konflik di Provinsi Xianjiang.

"Kita harap supaya pemerintah Republik Rakyat Tiongkok memperlakukan kelompok Uighur yang kebetulan beragama Islam, supaya diperlakukan dengan baik sebagai warga negara China," kata Ma'ruf dalam siaran pers, Sabtu (22/12/2018). 

Sebelumnya, terdapat laporan bahwa pemerintah China menangkap satu juta warga yang mayoritas merupakan etnis Uighur.

Dalam pertemuan PBB di Jenewa, Swiss, pihak Beijing membantah laporan itu. Namun, mereka mengakui telah mengirim warga Uighur ke pusat "reedukasi".

Baca juga: Pemerintah China Bantah Kabar Penangkapan 1 Juta Warga Muslim Uighur

Ma'ruf berharap jangan, sampai ada tindakan berlebihan dari pemerintah China terhadap etnis Uighur.

"Kita minta Pemerintah bagaimana memfasilitasi supaya konflik dan perlakuan terhadap kaum Muslim, bisa dilakukan dengan cara lebih baik dan manusiawi sesuai aturan negara RRT," kata dia.

Ma'ruf menambahkan, keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menyelesaikan masalah ini boleh-boleh saja. Ia berharap, jangan sampai terjadi tragedi seperti di Myanmar, dimana ada pengusiran etnis Rohingya.

"Kita harap Muslim Uighur tak alami seperti di Rohingya. PBB bisa mengambil peran mengawalnya," kata Kiai Ma'ruf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X