Timses Jokowi-Ma'ruf Prediksi Masalah HAM Masa Lalu Ditanyakan dalam Debat

Kompas.com - 20/12/2018, 21:23 WIB
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comAnggota Komisi III DPR Arsul Sani

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin memprediksi persoalan penyelesaian kasus hak asasi manusia (HAM) masa lalu akan ditanyakan dalam debat pertama Pemilihan Presiden 2019.

Wakil Ketua TKN Arsul Sani mengatakan, jawaban atas pertanyaan ini termasuk salah satu yang akan disiapkan oleh Jokowi-Ma'ruf.

"Yang pasti jelas yang akan dipertanyakan adalah soal penyelesaian kasus-kasus HAM masa lalu, kasus dugaan pelanggaran HAM berat. Nah ini juga harus kami siapkan jawabannya secara terukur," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Pada masa kampanye Pilpres 2014, Jokowi pernah berkomitmen menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran berat HAM masa lalu dan menghapus impunitas.

Baca juga: Walhi Tunggu Pemikiran Capres di Debat Pilpres 2019 soal Lingkungan Hidup

Komitmen tersebut juga tercantum dalam visi, misi, dan program aksi yang dikenal dengan sebutan Nawa Cita.

Salah satu poin dalam sembilan agenda prioritas Nawa Cita, Jokowi berjanji akan memprioritaskan penyelesaian secara berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM pada masa lalu.

Jokowi juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan delapan kasus pelanggaran HAM masa lalu.

Disebutkan pula delapan kasus pelanggaran HAM masa lalu yang menjadi beban sosial politik.

Kedelapan kasus tersebut adalah kasus kerusuhan Mei 1998, Kasus Trisaksi, Semanggi I, Semanggi II, kasus penghilangan paksa, kasus Talangsari, Tanjung Priuk, dan Tragedi 1965.

Baca juga: Sandiaga: Debat Pilpres Jangan seperti Cerdas Cermat

Arsul mengatakan, Jokowi akan menjelaskan kendala-kendala yang dialami dalam penyelesaian kasus tersebut.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X