Tak Takut Isu HAM di Debat Pertama, Tim Prabowo Justru Ingin Tagih Janji Jokowi

Kompas.com - 20/12/2018, 17:25 WIB
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku siap menghadapi isu HAM yang menjadi tema debat pertama calon presiden. Meskipun, Prabowo sering diserang menggunakan isu ini.

"Enggak ada masalah, dari dulu juga kita sudah berapa kali kampanye, berapa kali debat, kita bisa jawab dengan baik karena memang faktanya Pak Prabowo tidak terkait HAM sama sekali," ujar anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria di kompleks parlemen, Kamis (20/12/2018).

Riza mengatakan justru pihaknya meminta calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo bisa menjelaskan janjinya tentang HAM. Menurut dia, ini bisa menjadi kelemahan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Banyak kasus HAM yang belum bisa diselesaikan di bawah pemerintahan Jokowi.

Baca juga: Isu HAM yang Tersingkirkan dalam Kontestasi Pilpres


"Jadi justru mohon maaf ya, kita ingin Pak Jokowi bisa buktikan janjinya terkait penanganan HAM yang selama ini tidak bisa terselesaikan," ujar Riza.

Tema dalam debat pertama yang digelar 17 Januari nanti adalah soal hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Riza mengatakan pihaknya tidak hanya percaya diri dalam pembahasan soal HAM.

Dia menjamin Prabowo-Sandiaga juga siap membahas soal korupsi. Apalagi, Prabowo juga sering berbicara tentang tema ini dalam berbagai kesempatan.

"Karena korupsi ini sudah stadium 4, kalau istilah Pak Prabowo ya. Korupsi sudah merajalela, korupsi ini sudah extraordinary crime, jadi harus diberantas dengan cara luar biasa," kata dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X