Ketum PPP Anggap Rencana Pemindahan Markas Sandiaga ke Jateng Hanya "Gimmick"

Kompas.com - 18/12/2018, 06:26 WIB
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy seusai memberikan pembekalan terhadap para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/10/2018).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Ketua Umum PPP, Romahurmuziy seusai memberikan pembekalan terhadap para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menganggap rencana pemindahan markas cawapres Sandiaga Uno ke Jawa Tengah ( Jateng) sekadar gimmick.

Sebab, kata Romi, sapaannya, sampai saat ini belum terlihat aktivitas lapangan dari Sandiaga dan timnya untuk memindahkan markas ke Jateng.

"Karena kami belum melihat adanya gerakan lapangan yang signifikan dari monitoring kami dari seluruh partai politik tadi menyampaikan termasuk kami dari PPP, apa yang disampaikan terkait pemindahan ini lebih sebatas political gimmick," kata Romi saat ditemui di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Baca juga: Timses Jokowi Curiga Pemindahan Markas Sandi Hanya Gimmick untuk Ganggu Fokus

Romi menambahkan, timnya hanya melihat penyewaan tempat yang lebih besar oleh tim Sandiaga namun belum terlihat aktivitas kampanye yang masif.

Ia meyakini Jateng sebagai daerah yang menjadi basis masa bagi PDI-P dan Jokowi akan sulit ditembus oleh Sandiaga.

Apalagi, kata Romi, elektabilitas pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berada di atas 60 persen khusus di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Saya kira Jateng ini daerah yang elektabilitas Pak Jokowi paling tinggi dibandingkan provinsi lain saat ini," ujar Romi.

Baca juga: Kubu Prabowo-Sandi Ingin Dirikan Markas di Solo, Ini Kata FX Rudy

"Saya kira saat mereka menyampaikan sebagai gimmick, lebih kepada untuk lempar umpan saja supaya ditangkap oleh kami. Tapi kita monitor secara seksama dan itu tidak mungkin," lanjut dia.

Sebelumnya, Sandiaga mengungkapkan tiga kota yang kemungkinan menjadi pusat markas perjuangan di Jawa Tengah. Tiga kota tersebut adalah Salatiga, Wonosobo, dan Temanggung.

Adapun Sandiaga berdalih rencana memindahkan markas ke Jawa Tengah merupakan permintaan para relawannya.

Permintaan tersebut disampaikan secara langsung kala dirinya berkampanye di Jateng.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X