Kelakar Cak Imin Buat Jokowi Terpingkal-pingkal

Kompas.com - 17/12/2018, 16:03 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kiri), Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan) dan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding (kanan) menghadiri Harlah ke-20 PKB di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (22/7/2018). Acara tersebut dihadiri juga oleh sejumlah pimpinan partai politik dan menteri Kabinet Kerja. ANTARA FOTO/Reno EsnirPresiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kiri), Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan) dan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding (kanan) menghadiri Harlah ke-20 PKB di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (22/7/2018). Acara tersebut dihadiri juga oleh sejumlah pimpinan partai politik dan menteri Kabinet Kerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelakar Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar membuat Presiden Joko Widodo menahan tawa di acara konsolidasi caleg PKB dan Haul Gus Dur kesembilan di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Awalnya, politisi yang akrab disapa Cak Imin ini menyampaikan, tidak sedikit caleg PKB yang maju di pemilihan legislatif hanya bermodalkan semangat dan cita-cita atau termasuk caleg mustad'afin (ekonomi lemah).

Cak Imin lalu mengisahkan lelucon tentang caleg mustad'afin yang sukses dalam Pileg.

Baca juga: Jokowi: PKB Trennya Naik Terus, kalau Dibiarkan Bisa Tiga Besar

"Pak Presiden, jadi ada cerita tentang caleg mustad'afin, yang meski terbatas, punya ide dan kreasi 'dahsyat'," cerita Cak Imin di hadapan Presiden Jokowi dan ratusan caleg PKB.

Dia mengatakan, ada caleg Mustad'afin asal Pamekasan, Jawa Timur, ingin meminta doa dan mendatangi ulama serta kiai.

Namun, ia bingung tidak memiliki uang atau oleh-oleh untuk diberikan.

Baca juga: Jokowi: 91 Persen Kader PKB Pilih Jokowi-Maruf

Cak Imin melanjutkan cerita, caleg itu tidak kehabisan akal. Caleg itu tetap datang ke rumah kiai dan mengambil segenggam tanah di depan rumah kiai.

Dia lalu bertemu kiai dan memohon izin agar kiai itu mendoakan tanah digenggamannya.

Sang caleg mengatakan kepada kiai bahwa dirinya akan menyebar tanah yang telah didoakan kiai ke seluruh penjuru karena meyakini "kesaktian "sang kiai.

Akhirnya kiai yang bingung pun mau membacakan tanah itu surat alfatihah untuk dibawa pulang sang caleg.

Baca juga: Cak Imin: PKB Akan Beri 25 Juta Suara bagi Jokowi-Maruf

"Begitu calegnya pulang, kiainya mikir, 'kalau anak ini tidak menang, berarti kesaktian saya diragukan'. Akhirnya dia kumpulin seluruh alumni, senior-senior untuk menangkan anak ini. Jadi itu tip untuk caleg mustad'afin, hanya modal semangat tapi idenya dahsyat," seloroh Cak Imin.

Mendengar cerita Cak Imin, Presiden Jokowi menahan tawanya dengan menutup mulutnya dengan tangan. Tubuh Presiden tampak hendak terpingkal, bergoyang-goyang menahan tawa.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X