Djarot: Sandiaga Lupa yang Harus Dimenangkan Itu Hati Rakyat

Kompas.com - 17/12/2018, 12:41 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018).
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menilai, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sedang mencoba menusuk jantung lawan dengan memindahkan posko dari Jakarta ke Jawa Tengah.

Sebab, kata Djarot, Jawa Tengah merupakan basis pendukung PDI-P sekaligus pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, menurut Djarot, Sandiaga lupa bahwa memenangkan Jateng membutuhkan dukungan dari masyarakat.

"Maunya kan dia menusuk di jantung lawan, menusuk di jantung pesaing gitu ya. Tetapi lupa bahwa yang harus dimenangkan itu adalah hatinya rakyat," ujar Djarot ketika dihubungi, Senin (17/12/2018).

Baca juga: Sandiaga: Semua Kabupaten/Kota di Jateng Minta Dijadikan Markas Perjuangan


Djarot mengatakan, masyarakat bisa menilai apa yang sudah dikerjakan Jokowi selama memerintah. Warga Jawa Tengah juga bisa membandingkan jejak rekam Jokowi-Ma'ruf dan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Rakyat juga bisa menilai apa yang sudah diperbuat Pak Jokowi, apa yang sudah dibuat Pak Prabowo, dan apa yang sudah diperbuat Pak Sandi. Dilihat saja rekam jejaknya seperti apa," ujar Djarot.

"Apalagi, sekarang Pak Jokowi didampingi Kiai Ma'ruf Amin dan di sana basisnya dia sangat kuat," tambah dia.

Baca juga: Ketua DPP PDI-P: Sandiaga Sedang Menghibur Diri

Sandiaga Uno sebelumnya mengaku menangkap firasat keinginan akan perubahan selama safarinya ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Sandi mengaku, dirinya merasa sinyal perubahan untuk mengganti presiden itu semakin kuat.

Djarot mengajak untuk membuktikan hal itu pada hari pencoblosan nanti. Dia yakin warga Jawa Tengah akan menunjukan sikap politik yang dewasa. Menurut dia, karakter warga Jawa Tengah tidak suka politik yang mengadu domba.

"Saya yakin warga Jawa Tengah tidak mudah untuk diadu domba, tidak mudah diadu domba hanya untuk kepentingan jangka pendek, apalagi atas nama politik identitas," kata Djarot.

Kompas TV Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno meresmikan peluncuran mobil kampanye Prabowo-Sandi di Semarang, Jawa Tengah. Sandiaga Uno memperkenalkan mobil berlogo Prabowo-Sandi untuk para relawan yang akan kampanye ke pelosok Jawa Tengah. Menurut Sandi ini adalah salah satu strategi Prabowo-Sandi untuk menjangkau warga di wilayah pelosok Jawa Tengah agar lebih mengenal Prabowo-Sandi. Sandi menambahkan ini adalah bukti keseriusan Prabowo-Sandi untuk meningkatkan perolehan suara di Jawa Tengah.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X