Presiden Jokowi: Mereka Tidak Mengerti Kita Punya PKH - Kompas.com

Presiden Jokowi: Mereka Tidak Mengerti Kita Punya PKH

Kompas.com - 13/12/2018, 13:46 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan peserta Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Presiden menyampaikan bahwa kontribusi industri jasa pengamanan akan semakin dibutuhkan seiring kebutuhan negara untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan menarik. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.PUSPA PERWITASARI Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan peserta Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Presiden menyampaikan bahwa kontribusi industri jasa pengamanan akan semakin dibutuhkan seiring kebutuhan negara untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan menarik. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah selama ini tak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga sumber daya manusia. Pembangunan SDM yang berkualitas itu salah satunya diwujudkan lewat Program Keluarga Harapan. Dengan program itu, maka keluarga miskin mendapatkan bantuan dana segar dari pemerintah.

"Inilah wujud dari sebuah keberpihakan negara pada rakyatnya. Jangan ada yang ngomong lagi urusan hanya infrastruktur-infrastruktur, mereka enggak ngerti kita punya PKH. Enggak ngerti," kata Jokowi saat memberi pengarahan dalam rangka Jambore pendamping PKH Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Jokowi mengatakan, jumlah keluarga penerima PKH terus meningkat setiap tahun. Awalnya pemerintah hanya memberikan dana PKH kepada 6 juta keluarga miskin. Mulai tahun 2018, jumlahnya sudah meloncat menjadi 10 juta keluarga.

Tahun 2020, Jokowi menargetkan jumlah penerima dana PKH mencapai 15,6 juta keluarga.

Jumlah anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk dana PKH juga terus meningkat.

Untuk tahun 2018 ini, pemerintah menganggarkan Rp 19 Triliun. Namun jumlahnya bertambah menjadi Rp 34 Triliun pada tahun 2019.

"Rp 34 triliun lho ini.  Duit gede ini. Saya juga belum pernah lihat uang segede ini," kata Jokowi.

"Dan kalau tahun ini dan sebelumnya satu keluarga mendapatkan Rp 1.890.000 juta, tahun depan bisa dua kali lipat mereka mendapatkan," tambahnya.



Close Ads X