Komnas HAM Tak Persoalkan Jokowi Absen Tiba-tiba di Peringatan HAM Sedunia

Kompas.com - 11/12/2018, 16:31 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) tahun 2018 di Bandar Lampung, Lampung, Kamis (6/12/2018). ANTARA FOTO/Ardiansyah/kye. ANTARA/ARDIANSYAHPresiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) tahun 2018 di Bandar Lampung, Lampung, Kamis (6/12/2018). ANTARA FOTO/Ardiansyah/kye.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menilai ketidakhadiran Presiden Joko Widodo dalam Peringatan Hari HAM Internasional ke-70 bukan menjadi masalah bagi Komnas HAM untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait penegakan HAM di Indonesia.

"Ya tentu tadinya kita berharap Pak Jokowi bisa hadir. Tapi beliau ada hambatan, ada halangan, ada tugas-tugas lain yang penting sehingga Pak Jusuf Kalla yang hadir," kata Taufan di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Sebelumnya, dalam rangkaian acara Komnas HAM, Presiden Jokowi direncanakan hadir ke Komnas HAM pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan pemantuan Kompas.com, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah hadir sekitar pukul 09.00 WIB dengan perangkat keamanan yang sudah lengkap.

Baca juga: Presiden Jokowi Batal Hadiri Acara Peringatan Hari HAM Internasional

Kendati demikian, pukul 11.30, perangkat keamanan tiba-tiba diangkut ke dalam sebuah truk. Kompas.com sempat menanyakan kepada salah satu Paspampres mengenai kepastian kehadiran Presiden Jokowi.

"Enggak, Pak Presiden enggak jadi datang," tutur Paspampres tersebut.

Namun, bagi Taufan, kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla juga tetap mewakili pemimpin nasional sehingga tidak menghambat pesan yang hendak disampaikan Komnas HAM.

"Ya sejak awal kita sudah menyadari nanti akan ada halangan (ketidakhadiran Presiden). Ternyata Pak Wakil Presiden yang hadir, seorang pemimpin tertinggi yang kedua. Pesan kami kepada bapak Presiden akan sampai dan kita masih komunikasi juga kok," ungkap Taufan.

Adapun Kalla saat memberikan pidato sambutan juga menyampaikan permintaan maaf Presiden yang tak bisa hadir ke Komnas HAM.

"Pak Presiden minta maaf atas kesibukanya sehingga tidak dapat menghadiri. Saya harusnya menghadiri peringatan HAM di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Tapi kata Presiden di Komnas HAM saja dibanding di Kemenkumham," ujar Kalla.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X