Politisi Golkar: Anggota DPR Tak Hadir Rapat Paripurna Bukan Berarti Bolos - Kompas.com

Politisi Golkar: Anggota DPR Tak Hadir Rapat Paripurna Bukan Berarti Bolos

Kompas.com - 08/12/2018, 18:28 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/12/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Sarmuji meminta publik tidak semata-mata menilai anggota DPR yang tak hadir rapat paripurna berarti membolos.

Anggota DPR yang tak hadir rapat paripurna, klaim Sarmuji, kemungkinan sedang banyak tugas.

Tugas-tugas itu misalnya, kunjungan ke dapil, tukar komisi, ada yang melakukan studi perundang-undangan di luar negeri, hingga melakukan fungsi pengawasan luar negeri.

Baca juga: Anggota DPR yang Sering Bolos Rapat Paripurna Jangan Dipilih Lagi

Ia meminta publik untuk mencermati perizinan yang diajukan oleh anggota DPR yang tak hadir rapat dan memaklumi mereka.

"Jadi jangan semata-mata dilihat jumlah yang hadir di paripurna tetapi ketidakhadiran itu karena apa?" kata Sarmuji usai sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12/2018).

"Kalau ketidakhadiran karena tugas lain yang masih berhubungan dengan fungsi DPR, menurut saya sih itu bisa dimengerti," sambungnya.

Baca juga: Anggota DPR yang Bolos Rapat Paripurna Harus Diberi Sanksi Tegas

Meski demikian, Sarmuji mengaku tetap menerima kritik sejumlah pihak mengenai absennya anggota DPR yang tak hadir rapat paripurna. Menurut dia, hal itu merupakan fungsi dari transparansi.

Tetapi, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar itu menilai, kritik harus dihadapi dengan tenang dan tanpa emosi.

"Kita nggak perlu menanggapi kritik dengan emosional, tetapi kita sampaikan ketidakhadiran itu bukan berarti bolos. Sebagian besar ada tugas lain yang berhubungan dengan fungsi DPR," ujarnya.


Terkini Lainnya

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Megapolitan
[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

Nasional
Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Megapolitan
Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Nasional
Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Internasional
[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

Regional
Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

Megapolitan
Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Megapolitan
Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Regional
Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Internasional
Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Megapolitan
Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X