Presiden Jokowi Minta "Start-up" Bantu Pengusaha Kecil - Kompas.com

Presiden Jokowi Minta "Start-up" Bantu Pengusaha Kecil

Kompas.com - 07/12/2018, 14:20 WIB
Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam perayaan HUT ke-4 PSI di Jakarta, Minggu (11/11/2018). Tim Partai Solidaritas Indonesia Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam perayaan HUT ke-4 PSI di Jakarta, Minggu (11/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengimbau pelaku usaha digital dan perusahaan rintisan (startup) membantu pemasaran produk pelaku usaha mikro.

Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka BTN Digital Startup 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (7/12/2018) pagi.

Berdasarkan pengalamannya blusukan ke daerah pedesaan, Jokowi menilai, produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro cukup menarik dan berpeluang untuk dipasarkan secara lebih luas.

Namun, Jokowi menilai, usaha-usaha tersebut tak mengalami kemajuan dari waktu ke waktu karena masalah pemasaran hingga branding.

"Pemasarannya hanya di rumah, pemasarannya hanya di gerobak depan rumah. mereka tidak membangun brand, mereka tidak memiliki kemasan yang baik," kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Tantang Anak-anak Muda Menyalip di Tikungan

Menurut Jokowi, para pelaku startup harusnya bisa membantu pelaku usaha super mikro itu untuk mengembangkan branding dan pemasaran produknya.

Jokowi meminta pelaku usaha digital tak melulu berfokus pada pemanfaatan daring (online), namun juga membantu usaha mikro dari segi pengemasan produk, strategi promosi, hingga membuat merek dagang yang kuat.

"Ini harus dimulai oleh yang muda-muda ini untuk membangunkan brand untuk mereka. Yang simpel, yang gampang diingat. Usaha mikro dan ultra mikro Indonesia sudah bagus, tapi perlu disentuh sedikit," ujar Jokowi.

Baca juga: Presiden: Akhir-akhir Ini Banyak Spanduk Jokowi PKI

Jokowi mengakui pemerintah tidak akan mampu untuk membina seluruh usaha mikro. Sebab, saat ini terdapat 62 juta usaha mikro dan kecil yang menggeliat di kawasan pedesaan. 

Oleh karena itu, diperlukan bantuan dari para pelaku usaha digital.

Apalagi, kata dia, tren ekonomi digital dan perusahaan rintisan kini sudah bergerak menuju arah sociopreneur.

Artinya, berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat bisa dipecahkan dengan jiwa kewirausahaan.

Baca juga: Presiden Jokowi: Bela Negara Tak Cukup Kumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata

"Jadi saudara-saudara kan mendapatkan pahala besar. Karena selain untungnya besar, juga karena meningkatkan taraf hidup usaha rumah tangga. Syukur-syukur produk-produk mereka bisa masuk ke global market place," kata dia.

Jokowi mencontohkan beberapa produk usaha mikro dan ultra mikro yang sedianya bisa dibantu pemasarannya oleh pelaku usaha digital, seperti busana muslim dengan skala usaha rumah tangga, kerajinan tangan, hingga produk kopi.

"Jangan konsentrasi saja hanya di online-nya, tapi saya ingatkan yang offline-nya juga harus ada yang mengerjakan. Ini harus diorganisir secara baik," ujar Jokowi.


Terkini Lainnya


Close Ads X