Saksi Akui Ada Keterlibatan Pegawai AirAsia dalam Membantu Eddy Sindoro ke Luar Negeri - Kompas.com

Saksi Akui Ada Keterlibatan Pegawai AirAsia dalam Membantu Eddy Sindoro ke Luar Negeri

Kompas.com - 06/12/2018, 17:18 WIB
Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (12/10/2018).ABBA/KOMPAS.com Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (12/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pegawai PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya, mengaku ada keteribatan pegawai AirAsia dalam upayanya memenuhi permintaan terdakwa Lucas untuk membawa mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro ke luar negeri tanpa melewati pintu imigrasi Indonesia.

Dina diminta bantuan oleh Lucas agar Eddy Sindoro yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta, dari Kuala Lumpur, dapat langsung melanjutkan perjalanan ke Bangkok.

Baca juga: Lucas Berikan 46.000 Dollar Singapura ke Staf Riza Chalid untuk Akomodasi Eddy Sindoro

Menurut Dina, permintaan Lucas itu dipenuhi dengan bantuan sejumlah orang. Salah satunya adalah Duty Executive PT Indonesia AirAsia Yulia Shintawati.


"Ada Shinta yang saya kenal. Dia orang AirAsia," ujar Dina kepada majelis hakim Hal itu dikatakan Dina saat bersaksi untuk terdakwa Lucas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Menurut Dina, untuk memenuhi permintaan Lucas, dia meminta bantuan temannya Bowo, yang bekerja di Bandara Soetta. Bowo pun mengatakan, perlu ada bantuan dari pihak AirAsia.

Baca juga: Saksi Mengaku Diminta Bantu Mantan Bos Lippo Group Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok

Sebab, Eddy Sindoro yang datang dari Kuala Lumpur menggunakan pesawat AirAsia. Keterlibatan pihak AirAsia untuk memudahkan perpindahan barang di bagasi pesawat.

"Bowo bilang butuh asistensi orang AirAsia untuk bagasi. Jadi Shinta membantu ikut jemput Pak Jimmy dan Pak Eddy Sindoro," ujar Dina.

Dalam surat dakwaan, pada 28 Agustus 2018, Eddy dan dua orang lainnya berangkat dari Malaysia menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK 380.

Baca juga: Geledah Rumah Sekretaris Eddy Sindoro, Ini yang Disita KPK

Selanjutnya, Bowo dan Shinta menjemput Eddy. Penjemputan menggunakan mobil AirAsia menuju Gate U8 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, tanpa melalui pintu Imigrasi.

Setelah Eddy dapat meninggalkan Indonesia, Bowo memberikan uang yang berasal dari Lucas kepada pihak-pihak yang membantu. Yulia Shintawati mendapat uang sebesar Rp 20 juta.


Terkini Lainnya


Close Ads X