Dari 5.699 Peserta SKD Kemensetneg, Hanya 297 yang Lolos dan Ikuti SKB

Kompas.com - 03/12/2018, 14:40 WIB
Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10). Kementerian Keuangan membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil untuk mengisi 2.880 formasi yang kosong. Menjadi pegawai negeri sipil masih diminati para pencari kerja karena adanya jaminan kesejahteraan hingga masa pensiun. KOMPAS/RADITYA HELABUMIPara peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10). Kementerian Keuangan membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil untuk mengisi 2.880 formasi yang kosong. Menjadi pegawai negeri sipil masih diminati para pencari kerja karena adanya jaminan kesejahteraan hingga masa pensiun.
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Kementerian Sekretariat Negara ( Kemensetneg) menyatakan, sebanyak 297 peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 lolos tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Adapun informasi yang dihimpun Kompas.com dari situs Setkab, 297 peserta tersebut terdiri dari 217 peserta CPNS untuk Kemensetneg dan 80 peserta CPNS untuk Sekretariat Kabinet (Setkab).

Deputi Bidang Administrastur Aparatur selaku Tim Pengadaan CPNS Kemensetneg 2018, Cecep Sutiawan menyampaikan, peserta yang lolos SKD wajib mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu tes seleksi kompetensi bidang (SKB) sesuai jadwal yang ada.

"Peserta yang tidak hadir atau tidak mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apa pun pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan, maka dinyatakan gugur," kata Cecep dalam keterangan tertulis.

Terkait dengan SKB yang akan ditempuh seluruh peserta yang lolos SKD tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu psikotes, tes Bahasa Inggris, dan wawancara.

Baca juga: 146 Peserta CPNS Kementerian ESDM Lolos SKD dan Ikuti SKB, Ini Rinciannya

Menurut informasi yang ada, psikotes akan dilaksanakan dua hari, yakni pada Selasa-Rabu, 4-5 Desember 2018. Psikotes terlaksana mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jalan Gaharu I Nomor 1 Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Daftar nama dan jadwal pelaksanaan psikotes dapat dilihat di sini.

Kemudian untuk tes Bahasa Inggris akan dilaksanakan sehari setelah psikotes, yaitu pada Kamis (6/12/2018) pukul 08.00-11.00 WIB dan 13.00-16.00 WIB.

Tes bahasa Inggris bertempat di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jalan Gaharu I Nomor 1 Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Daftar nama dan jadwal pelaksanaan tes Bahasa Inggris dapat dilihat di sini.

Sementara tes wawancara dilaksanakan pada Selasa-Kamis, 11-13 Desember 2018, berlokasi di Lobi Gedung I Kemensetneg, Jalan Veteran Nomor 17-18, Jakarta Pusat. Terkait dengan jadwal tes wawancara akan diumumkan kemudian melalui situs resmi Kemensetneg.

Peserta tes SKB diwajibkan membawa beberapa berkas dan menaati aturan yang telah ditentukan panitia. Berkas wajib dan aturan lengkap tersebut dapat dilihat di sini.

Sebagai tambahan informasi, banyaknya peserta CPNS yang mengikuti tes SKD untuk Kemensetneg adalah 5.699 orang dari total peserta lolos administrasi sebanyak 7.062 orang.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Inografik: Program Studi dan Universitas denga Jumlah Pelamar CPNS Terbanyak

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Nasional
Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Nasional
Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Nasional
Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Nasional
Jokowi Sebut Masalah Pendidikan Tinggi Kompleks, Minta Rektor Saling Bantu

Jokowi Sebut Masalah Pendidikan Tinggi Kompleks, Minta Rektor Saling Bantu

Nasional
Kemenkes: Penyakit Tidak Menular Mulai Dialami Masyarakat Usia 10-14 Tahun

Kemenkes: Penyakit Tidak Menular Mulai Dialami Masyarakat Usia 10-14 Tahun

Nasional
Presiden Jokowi: Kita Punya Peluang Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Presiden Jokowi: Kita Punya Peluang Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Nasional
Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Perhatikan Kesehatan Mental dan Fisik Mahasiswa

Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Perhatikan Kesehatan Mental dan Fisik Mahasiswa

Nasional
Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi 'New Normal', bahkan 'Next Normal'

Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi "New Normal", bahkan "Next Normal"

Nasional
 Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Nasional
Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Nasional
Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

Nasional
OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

Nasional
Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Nasional
Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X