Demokrat: Yang Penting, Kedatangan Prabowo di Reuni 212 Bukan Pelanggaran

Kompas.com - 03/12/2018, 11:46 WIB
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Agus Hermanto di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (28/11/2018).  CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comWakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Agus Hermanto di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto tak mau berkomentar soal efek elektoral yang didapatkan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dengan hadir di reuni akbar 212.

Prabowo hadir dalam reuni akbar 212 pada Minggu (2/12/2018), di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan, yang terpenting, kehadiran Prabowo tak melanggar aturan kampanye.

"Tentunya tadi yang penting kedatangannya itu tidak melanggar aturan. Itu bagi saya yang penting dan itu sudah diputuskan. Sehingga itulah yang harus kami utamakan bahwa kedatangannya itu betul-betul pure dan tidak melanggar aturan pemilu," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Baca juga: Pidato Lengkap Prabowo di Depan Peserta Reuni Akbar 212

Agus mengatakan, dampak dari kedatangan Prabowo belum bisa dilihat saat ini. Menurut dia, tak perlu pula terlalu dini dikalkukasi.

"Tentunya nanti dilihat dampaknya, kami enggak bisa kira-kira. Tetapi yang penting itu sudah bukan pelanggaran, berarti tidak menjadi masalah," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga menyebutkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menyatakan tidak menemukan unsur pelanggaran pemilu pada acara Reuni Akbar Alumni 212.

Baca juga: Anies Baswedan hingga Prabowo Subianto Hadiri Reuni Akbar 212

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, kehadiran Prabowo Subianto pada acara itu bukan suatu pelanggaran.

Puadi mengatakan, Prabowo diundang sebagai tamu undangan, bukan sebagai capres yang akan melakukan kampanye.

"Ini adalah reuni, panitia reuninya itu izin kepolisian. Bapak Prabowo diundang sama panitia sebagai tamu undangan. Enggak ada Bawaslu melarang, karena ini bukan kegiatan kampanye," kata Agus.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PPPA Dorong Kemenag Susun Regulasi Pencegahan Kekerasan Anak di Satuan Pendidikan Berbasis Agama

Kementerian PPPA Dorong Kemenag Susun Regulasi Pencegahan Kekerasan Anak di Satuan Pendidikan Berbasis Agama

Nasional
Ketua Tim Riset: Jangan Takut Vaksin Covid-19, Takutlah pada Virusnya

Ketua Tim Riset: Jangan Takut Vaksin Covid-19, Takutlah pada Virusnya

Nasional
Kemenkes: Hasil Swab Antigen Dimasukkan ke Laporan Harian Covid-19 Sejak Februari 2021

Kemenkes: Hasil Swab Antigen Dimasukkan ke Laporan Harian Covid-19 Sejak Februari 2021

Nasional
UPDATE: 130.630 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 18.864.666

UPDATE: 130.630 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 18.864.666

Nasional
KPK: Berkas Perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Dinyatakan Lengkap

KPK: Berkas Perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Dinyatakan Lengkap

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Sejumlah Dirut Perusahaan Sekuritas

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Sejumlah Dirut Perusahaan Sekuritas

Nasional
Soal Wacana Presiden Tiga Periode, Gerindra Tak Pernah Dengar Ada Gerakan dari Istana

Soal Wacana Presiden Tiga Periode, Gerindra Tak Pernah Dengar Ada Gerakan dari Istana

Nasional
Menlu: Perempuan Miliki Peran Penting Atasi Pandemi Covid-19

Menlu: Perempuan Miliki Peran Penting Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Wujudkan Desa Bersih Narkoba, Gus Menteri Terapkan Kebijakan Ini

Wujudkan Desa Bersih Narkoba, Gus Menteri Terapkan Kebijakan Ini

Nasional
Ini Alasan DPR Perpanjang Pembahasan RUU PDP dan Penanggulangan Bencana

Ini Alasan DPR Perpanjang Pembahasan RUU PDP dan Penanggulangan Bencana

Nasional
UPDATE 22 Juni: Sebaran 13.668 Kasus Baru Covid-19, Jabar Paling Tinggi

UPDATE 22 Juni: Sebaran 13.668 Kasus Baru Covid-19, Jabar Paling Tinggi

Nasional
Sebut Denda Pelanggaran Prokes Tak Mengubah Perilaku, Kemenkes: Masyarakat Tetap Acuh

Sebut Denda Pelanggaran Prokes Tak Mengubah Perilaku, Kemenkes: Masyarakat Tetap Acuh

Nasional
UPDATE 22 Juni: 12.514.917 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 23.789.884 Dosis Pertama

UPDATE 22 Juni: 12.514.917 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 23.789.884 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 22 Juni: Ada 124.918 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 Juni: Ada 124.918 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 22 Juni: Tambah 8.375, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.810.136

UPDATE 22 Juni: Tambah 8.375, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.810.136

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X