Dirjenpas Imbau Napi Lapas Banda Aceh yang Kabur Segera Kembali

Kompas.com - 01/12/2018, 19:57 WIB
Kepala Kawilkumham Aceh, Agus Thaib (berbaju putih) usai meninjau Lapas Kelas II A Banda Aceh, Jumat (30/11/2018). Agus Thaib mengaku kecolongan atas insiden kaburnya para napi di Lapas tersebut. Daspriani Y ZamzamiKepala Kawilkumham Aceh, Agus Thaib (berbaju putih) usai meninjau Lapas Kelas II A Banda Aceh, Jumat (30/11/2018). Agus Thaib mengaku kecolongan atas insiden kaburnya para napi di Lapas tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami, mengapresiasi penangkapan kembali 38 narapidana atau napi Lapas Banda Aceh. Sebanyak 113 napi di Lapas Banda Aceh kabur pada Kamis (29/11/2018) lalu.

Utami mengimbau, narapidana yang melarikan diri agar secara sukarela kembali ke dalam Lapas dan menjalankan sisa hukuman.

"Kami mengimbau narapidana yang masih belum tertangkap, secara sukarela segera kembali ke Lapas dan melanjutkan sisa pidana dengan baik," ujar Utami dalam siaran persnya Sabtu ini.

Baca juga: 6 Orang Diduga Jadi Provokator Kaburnya 113 Napi di Lapas Banda Aceh


Ia sekaligus menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri serta masyarakat yang telah membantu mencari dan menangkap narapidana yang melarikan diri.

Berdasarkan kunjungannya di Lapas Banda Aceh, Sabtu, ia mendapat fakta tentang kerusakan sejumlah fasilitas lapas akibat aksi pelarian 113 narapidana. Ia meminta kepala lapas beserta jajarannya untuk membuat analisis soal bagian mana saja yang rentan menjadi jalur pelarian narapidana di kemudian hari.

"Kepada kalapas dan jajaran untuk memeriksa ulang dengan saksama, juga menganalisis bagian mana saja di dalam lapas yang rawan pelemahan dan berpotensi menjadi jalur gangguan keamanan, ketertiban masyarakat, khususnya pelarian," ujar Utami.

Dalam kunjungannya itu, ia sekaligus melakukan dialog dengan narapidana yang melarikan diri dan tertangkap. Utami meminta narapidana tidak mengulangi tindakannya di kemudian hari.

Baca juga: 6 Fakta Kerusuhan di LP Banda Aceh, Polisi Terbitkan DPO hingga Napi Diberi Waktu 3x24 Jam

"Apabila kalian berperilaku baik dan mengikuti peraturan dan pembinaan secara patuh, maka reward akan diberikan, misalnya remisi dan hak lainnya. Begitu juga sebaliknya ya," lanjut Utami.

Sebanyak 113 narapidana Lapas Banda Aceh, melawan petugas dan merusak fasilitas pada Kamis lalu. Mereka kemudian melarikan diri saat diberikan kesempatan untuk melaksanakan shalat maghrib berjemaah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Lagi 4 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman

Densus 88 Tangkap Lagi 4 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman

Nasional
Kontras: Periode Pertama, Jokowi Ingkar Janji Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Kontras: Periode Pertama, Jokowi Ingkar Janji Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Menurut Survei, Kinerja Jokowi dalam Berantas Korupsi Kurang Baik

Menurut Survei, Kinerja Jokowi dalam Berantas Korupsi Kurang Baik

Nasional
DPR Belum Miliki AKD, Perbaikan Tipo UU KPK Dinilai Tak Sah

DPR Belum Miliki AKD, Perbaikan Tipo UU KPK Dinilai Tak Sah

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Imam Besar Masjid Istiqlal Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Imam Besar Istiqlal: Masyarakat Resah, Kita Gagal Urusi Persoalan Agama

Imam Besar Istiqlal: Masyarakat Resah, Kita Gagal Urusi Persoalan Agama

Nasional
Cerita Sandiaga soal Kegiatan Selama Vakum Politik hingga Kesepakatan Tampil Kembali

Cerita Sandiaga soal Kegiatan Selama Vakum Politik hingga Kesepakatan Tampil Kembali

Nasional
Polri Ungkap 3 Jaringan Internasional Narkoba WN Kamerun, Thailand, dan Indonesia

Polri Ungkap 3 Jaringan Internasional Narkoba WN Kamerun, Thailand, dan Indonesia

Nasional
Ketua DPP: PKB Incar 6 Pos Kementerian atas Usulan Kiai

Ketua DPP: PKB Incar 6 Pos Kementerian atas Usulan Kiai

Nasional
Catatan Jurnal Perempuan untuk Pemerintahan Jokowi-JK tentang Isu Perempuan

Catatan Jurnal Perempuan untuk Pemerintahan Jokowi-JK tentang Isu Perempuan

Nasional
Soal Menteri, Erick Thohir Ingin Jokowi-Ma'ruf Pilih yang Sudah 'Berkeringat'

Soal Menteri, Erick Thohir Ingin Jokowi-Ma'ruf Pilih yang Sudah "Berkeringat"

Nasional
Sandiaga Sebut Prabowo dan Edhy Prabowo Lebih Pantas Jadi Menteri Jokowi

Sandiaga Sebut Prabowo dan Edhy Prabowo Lebih Pantas Jadi Menteri Jokowi

Nasional
Kalla Kritik Pengeras Suara Masjid yang Jelek

Kalla Kritik Pengeras Suara Masjid yang Jelek

Nasional
Sandiaga Sebut Prabowo Berulang Kali Tawari Dirinya Kembali Jadi Wagub DKI

Sandiaga Sebut Prabowo Berulang Kali Tawari Dirinya Kembali Jadi Wagub DKI

Nasional
Tipo Tak Dikoreksi Melalui Rapat Paripurna, UU KPK Dinilai Tidak Sah

Tipo Tak Dikoreksi Melalui Rapat Paripurna, UU KPK Dinilai Tidak Sah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X