Sepanjang 2018, Korpolairud Polri Tindak 17 Kapal Asing atas Penangkapan Ikan Ilegal

Kompas.com - 30/11/2018, 17:14 WIB
Penenggelaman kapal KFH 1868, kapal pencuri ikan berbendera Malaysia yang berukuran 85 GT.  Pemusnahan dilakukan oleh LANTAMAL I Belawan. Dokumentasi LANTAMAL I BelawanPenenggelaman kapal KFH 1868, kapal pencuri ikan berbendera Malaysia yang berukuran 85 GT. Pemusnahan dilakukan oleh LANTAMAL I Belawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama periode Januari hingga November 2018, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Polri telah menindak 17 kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal ( illegal fishing) di perairan Indonesia.

Dirpolair Korpolairud Polri, Brigjen (Pol) Lotharia Latif memaparkan, dari 17 kapal asing yang ditindak, 11 kapal berasal dari Vietnam.

"Dari 17 kapal, 11 kapal Vietnam yang masih mendominasi melakukan illegal fishing di wilayah (Indonesia) dan sisanya 6 kapal Malaysia. Karena memang ini relevan karena berbatasan dengan wilayah perbatasan," kata dia dalam Laporan Kinerja Operasional Tahun 2018 di Korpolairud Polri, Jakarta, Jumat (30/11/2018) sore.

Baca juga: Kapal Penangkap Ikan Ilegal Diamankan di Selat Bangka


Sementara itu, sebagian besar penindakan terhadap kapal ikan asing terjadi di wilayah perairan Natuna.

"Wilayah penegakkan (hukum) kapal ikan asing yang paling tinggi ada di Natuna, yaitu 12 kasus," kata Latif.

Adapun penindakan terhadap kapal asal Indonesia sebanyak 359 kapal.

Baca juga: Menteri Susi: Indonesia Bentuk Cara Pandang Dunia tentang Penangkapan Ikan Ilegal

Menurut Latif, total penanganan kasus penangkapan ikan ilegal oleh Ditpolair Korpolairud Polri sebanyak 376 kasus.

"Dimana Mabes Polri dengan kekuatan kapal Polairud kita menangkap 54 kasus, Polda 322 kasus," papar Latif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X