Jokowi Sebut Peringkat Kemudahan Mendirikan Usaha di Indonesia Naik Drastis

Kompas.com - 27/11/2018, 10:56 WIB
Presiden Joko Widodo saat blusukan di jalan tol ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat blusukan di jalan tol ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyatakan, saat ini peringkat Indonesia dalam kemudahan mendirikan usaha telah meningkat drastis.

Indonesia kini menempati peringkat 72 dari sebelumnya di peringkat 120-an.

"Ranking Indoneia di Ease of Doing Business juga melompat dari 120-an menjadi 72. Dalam empat tahun ini," kata Jokowi dalam pidatonya pada acara HUT ke-18 Metro TV yang disiarkan Senin (26/11/2018) malam.

Baca juga: Jokowi: Kami Telah Perbaiki Struktur Fiskal dari Konsumtif ke Produktif


Hal itu, kata Jokowi, didapat lewat kerja pemerintah yang telah memangkas regulasi yang panjang dan rumit sehingga pengusaha lebih mudah berinvestasi di Indonesia.

Jokowi lantas menunjukan kerumitan perizinan usaha dalam membangun pembangkit listrik.

Ia mengatakan sebelumnya ada 258 izin yang harus dilalui oleh pengusaha untuk membangun pembangkit listrik.

Baca juga: Cerita Presiden Jokowi Gagal Damaikan AS dan China di KTT APEC

Untuk mengurus izin tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tahunan sehingga proyek pembangunan pembangkit tak kunjung terlaksana.

"Kami pangkas jadi 58 izin. Tapi juga saya sampaikan belum cukup menurut saya 58. Terlalu banyak izin seperti jtu. Tapi ini perlu proses, tidak mungkin bisa instan. Perlu tahapan besar untuk memulai kecepatan, untuk memulai efisien, untuk memulai kompetitif," lanjut Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X