Kompas.com - 23/11/2018, 18:19 WIB

KOMPAS.com - Mantan pegawai honoror SMA Negeri 7 Mataram, Baiq Nuril, divonis bersalah oleh Mahkamah Agung atas dakwaan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

Putusan MA ini membatalkan vonis PN Mataram yang telah membebaskan Baiq Nuril dari dakwaan menyebarkan rekaman percakapan yang menyebabkan pencemaran nama.

Nasib yang dialami Baiq Nuril menjadi ironi dalam penegakan hukum di Indonesia. Sebab, Baiq Nuril sedianya adalah korban pelecehan seksual dalam kasus ini.

Dia merekam pembicaraan dengan atasannya di sekolah, untuk membuktikan diri bahwa dia tidak memiliki hubungan gelap dengan atasan.

Rekaman dilakukan karena selama ini atasannya kerap bercerita hubungannya dengan wanita lain, bahkan mengandung unsur asusila. Pembicaraan itu menempatkan Nuril sebagai korban pelecehan seksual.

Seperti apa perjalanan kasus Baiq Nuril? Berikut infografiknya

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Baiq Nuril, Kriminalisasi Korban Pelecehan Seksual

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.