Pose Jempol Pekerja Tol Trans-Sumatera Saat Berfoto Bersama Jokowi

Kompas.com - 23/11/2018, 14:31 WIB
Para pekerja tol Trans Sumatera berfoto bersama Presiden Joko Widodo di ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018).. Fabian Januarius KuwadoPara pekerja tol Trans Sumatera berfoto bersama Presiden Joko Widodo di ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018)..

LAMPUNG, KOMPAS.com — Ada momen unik saat Presiden Joko Widodo meninjau pengerjaan jalan tol Trans-Sumatera, ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Provinsi Lampung, Jumat (23/11/2018).

Pada pengujung peninjauan Presiden, para pekerja di tol meminta foto bersama.

Mereka membentuk pola dua deret. Mereka yang ada di belakang berdiri. Sementara para pekerja yang ada di depan berposisi setengah jongkok.

Para pekerja itu menyisakan ruang kosong di tengah untuk tempat Jokowi berdiri.

Setelah Jokowi selesai meninjau, ia berjalan ke arah para pekerja di tol yang sudah siap berfoto. Jokowi berdiri di tengah-tengah.

Tanpa dikomando, beberapa pekerja mengangkat tangannya. Ada yang menunjukkan jari jempol dan ada pula yang mengacungkan jari telunjuknya.

Mereka pun diperingatkan untuk tidak perlu mengacungkan telunjuk atau jempol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ayo tangannya, tangannya," ujar salah seorang di antara kerumunan fotografer.

Baca juga: Tiba di Lampung, Presiden Jokowi Langsung Jajal Tol Trans-Sumatera

Usai berfoto, Jokowi pun angkat bicara mengenai aksi jari jempol dan telunjuk itu.

"Memangnya kenapa kalau tangannya begitu?" kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi langsung disambut tawa oleh para pekerja serta pejabat yang hadir.

Momen itu diakhiri dengan bersalaman. Presiden Jokowi beserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanan.

Kompas TV Sebelumnya Presiden Joko Widodo di Semarang, Jawa Tengah, Presiden meminta kepala desa untuk berhati-hati menggunakan dana desa agar tidak terperangkap masalah hukum. Dihadapan seribu kepada desa se Jateng Presiden menyebut dana desa naik tiap tahunnya. Untuk itu Presiden meminta alokasi dana desa untuk pembangunan dan kesejahteraan desa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Nasional
Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Nasional
Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Nasional
Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Nasional
Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Nasional
Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Nasional
Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Nasional
Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Kopassus dan Brimob Ribut di Papua, Anggota Komisi I: Jika Benar Dipicu Rokok, Sangat Memalukan

Nasional
Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Fadli Zon: Jangan Sampai Isu Palestina Terpinggirkan

Nasional
Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Kemenag Masih Bahas Skenario Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi dengan Arab Saudi

Nasional
Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Menteri PPPA Berharap Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat

Nasional
Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Akses Informasi Berkualitas bagi Anak

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Akses Informasi Berkualitas bagi Anak

Nasional
Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima TNI: Sedang Diproses Hukum

Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima TNI: Sedang Diproses Hukum

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.