Kompas.com - 22/11/2018, 21:16 WIB
Prabowo Subianto berorasi di hadapan para relawan di Istora Senayan Kompas.com/Rakhmat Nur HakimPrabowo Subianto berorasi di hadapan para relawan di Istora Senayan

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkelakar soal bersatunya keturunan Presiden Soeharto dan Soekarno di koalisinya.

Kelakar Prabowo merujuk pada keberadaan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto yang merupakan Ketua Dewan Pakar Partai Berkarya dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.

Keduanya merupakan kader partai yang mengusungnya sebagai capres di Pilpres 2019.

Oleh karena itu, Prabowo menilai, koalisinya aneh karena bisa menyatukan Rachmawati dan Titiek.

Baca juga: Kata Prabowo soal Air Laut Sampai Bundaran HI 2025 Jadi Masukan DKI

Padahal, menurut Prabowo, orangtua keduanya berseberangan dalam politik.

Kelakar itu disampaikan Prabowo dalam orasinya di acara pembekalan relawan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

"Saudara-saudara, kalau kalian perhatikan hari ini, koalisi Indonesia Adil Makmur ini koalisi yang agak aneh. Anda pehatikan enggak, di sini ada anaknya Bung karno, Mbak Rachmawati. Ada juga anaknya Pak Harto," ujar Prabowo.

Perbedaan tersebut, kata Prabowo, kini hilang dalam koalisinya.

Baca juga: Saat Prabowo Kembali Candai Tampang Pendukungnya

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu mengatakan, Rachmawati dan Titiek kini kompak mendukungnya.

"Bayangkan sekarang anaknya Pak Harto sekarang sama-sama dengan anaknya Pak Soekarno. Pak Amien Rais dulu agak bersebrangan dengan Pak Harto, sekarang duduk satu baris," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Petinggi Partai, Ridwan Kamil Dinilai Tertarik Jadi Kandidat di Pilpres 2024

Temui Petinggi Partai, Ridwan Kamil Dinilai Tertarik Jadi Kandidat di Pilpres 2024

Nasional
Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Jokowi: Semoga Cahaya Kebahagiaan Senantiasa Terangi Jalan Kita

Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Jokowi: Semoga Cahaya Kebahagiaan Senantiasa Terangi Jalan Kita

Nasional
Politikus Nasdem Minta Kinerja Penjabat Kepala Daerah Dievaluasi Berkala

Politikus Nasdem Minta Kinerja Penjabat Kepala Daerah Dievaluasi Berkala

Nasional
RSNU Dianggap Tertinggal, NU Diminta Lakukan Pembenahan Layanan Kesehatan secara Serius

RSNU Dianggap Tertinggal, NU Diminta Lakukan Pembenahan Layanan Kesehatan secara Serius

Nasional
Ganjar Tak Diundang Halalbihalal PDI-P Jateng, Pengamat: Efek Perseteruan Celeng dan Banteng

Ganjar Tak Diundang Halalbihalal PDI-P Jateng, Pengamat: Efek Perseteruan Celeng dan Banteng

Nasional
Selasa, KPK Periksa Boyamin Saiman Terkait Kasus Budhi Sarwono

Selasa, KPK Periksa Boyamin Saiman Terkait Kasus Budhi Sarwono

Nasional
1.252 Narapidana Buddha Terima Remisi Khusus Waisak, 7 Orang Langsung Bebas

1.252 Narapidana Buddha Terima Remisi Khusus Waisak, 7 Orang Langsung Bebas

Nasional
KPK Duga Richard Louhenapessy Kondisikan Pelaksanaan Lelang di Pemkot Ambon

KPK Duga Richard Louhenapessy Kondisikan Pelaksanaan Lelang di Pemkot Ambon

Nasional
Poin-poin Penting Kesepakatan DPR-Penyelenggara Pemilu pada Rapat Konsinyering soal Pemilu 2024

Poin-poin Penting Kesepakatan DPR-Penyelenggara Pemilu pada Rapat Konsinyering soal Pemilu 2024

Nasional
Jokowi Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke AS

Jokowi Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke AS

Nasional
KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta Selama Lebaran 2022

KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta Selama Lebaran 2022

Nasional
Saat Ridwan Kamil Temui Pimpinan Partai Politik...

Saat Ridwan Kamil Temui Pimpinan Partai Politik...

Nasional
Blak-blakan Aiman-Gibran: Tentang Beras yang Disembunyikan hingga Ibu Iriana Mulai Cicil Kemas Barang

Blak-blakan Aiman-Gibran: Tentang Beras yang Disembunyikan hingga Ibu Iriana Mulai Cicil Kemas Barang

Nasional
Pertemuan Jokowi dan Elon Musk, Buka Peluang Kerja Sama dengan RI

Pertemuan Jokowi dan Elon Musk, Buka Peluang Kerja Sama dengan RI

Nasional
Asas Hukum Acara Pidana dalam KUHAP

Asas Hukum Acara Pidana dalam KUHAP

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.