Pembangunan SDM, Presiden Jokowi Instruksikan Dua Hal

Kompas.com - 21/11/2018, 11:02 WIB
Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam perayaan HUT ke-4 PSI di Jakarta, Minggu (11/11/2018). Tim Partai Solidaritas IndonesiaPresiden Joko Widodo saat berpidato dalam perayaan HUT ke-4 PSI di Jakarta, Minggu (11/11/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Istana Bogor, Rabu (21/11/2018).

Jokowi mengingatkan kembali bahwa setelah tahapan besar percepatan pembangunan infrastruktur yang telah berjalan, pemerintah akan masuk ke tahapan besar berikutnya, yaitu investasi di bidang SDM. 

"Kita harus bisa menjadikan 260 juta penduduk Indonesia sebagai sebuah kekuatan besar negara kita. Bukan hanya untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mengejar kesejahteraan mengejar kemajuan bersama," kata Jokowi.

Jokowi menilai, ada dua kunci yang dibutuhkan untuk menggencarkan pembangunan SDM.

Pertama, perbaikan sistem pendidikan, terutama melalui revitalisasi pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

"Dalam empat tahun terakhir kita telah memulai langkah perombakan dan perbaikan dalam sistem pendidikan vokasi kita. Tetapi saya kira kita belum secara full melakukan perombakan besar-besaran," kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, perombakan sudah dilakukan di tingkat sekolah menengah kejuruan baik dalam kurikulum maupun penataan kompetensi.

"Terutama untuk guru-guru saya lihat juga sudah dimulai. Tapi sekali lagi ini memerlukan sebuah perombakan yang besar dan kita minta mulai tahun depan betul-betul dilakukan besar-besaran," kata dia.

Kunci kedua pembangunan SDM, lanjut Jokowi, adalah peningkatan keterampilan pencari kerja melalui pelatihan vokasi dan program sertifikasi.

Jokowi meminta program ini dilakukan besar-besaran pada 2019.

"Dan program ini melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan. Termasuk melibatkan pesantren-pesantren. Sehingga kita harapkan para santri bukan hanya mendapatkan pendidikan agama tetapi juga bekal keterampilan," kata Jokowi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X